Kisah Anak Kota Putus Sekolah, Jaga Adik hingga Berjibaku di Tambang Timah, Ini Kata Pak RT

Sementara semangat menyala masih tampak dari wajah Revina (13). Warga di kelurahan yang sama dengan Erwin itu sangat berharap bisa sekolah lagi.

Kisah Anak Kota Putus Sekolah, Jaga Adik hingga Berjibaku di Tambang Timah, Ini Kata Pak RT
Bangka Pos/Alza Munzi
Revina (kanan) saat sedang mengasuh adiknya. 

Setelah ucapan itu, Tatapan matanya tiba-tiba sayu.

Dua kantung matanya semakin menebal, seakan tak sanggup menampung bulir bening di dalamnya.

Revina merupakan satu dari 20 anak putus sekolah di RT 01 RW 01 Kelurahan Air Mawar, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Dia sempat mengenyam pendidikan kelas 5 Sekolah Dasar. Karena tuntutan hidup, seragam sekolah pun ditanggalkan.

"Saya punya adik, dari kecil saya yang rawat. Ibu bekerja di pabrik belacan (terasi). Bapak kerja di kampung. Di rumah saya mengasuh adik," ujarnya.

Gadis berambut agak keriting dengan kulit hitam manis ini mengaku sudah lancar membaca dan menulis.

Dia pun sering mengulang-ulang pelajaran dari buku-buku lama di rumahnya. Saat ditanya cita-citanya, seketika Revina bersemangat.

"Mau jadi guru," jawabnya dengan senyum menghiasi bibirnya.

Di kawasan pemukiman sangat sederhana itu, Revina hidup bersama orangtua, sepupu, paman dan bibinya.

Tampak dia sesekali menggendong Elsa, adiknya yang berusia 3 tahun. Revina juga dengan sabar menjaga Elsa yang berjalan kesana kemari.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved