Sepanjang 2017, Polres Basel Ungkap 23 Kasus Narkoba

Sepanjang tahun 2017 terjadi peningkatan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Bangka Selatan

Sepanjang 2017, Polres Basel Ungkap 23 Kasus Narkoba
Bangka Pos/ Riki Pratama
Kapolres Basel AKBP Bambang Kusnarianto beserta jajaranya melakukan Press Release akhir tahun polres Basel, Rabu (3/1/2018) sore di ruang brifing Mapolres Basel. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sepanjang tahun 2017 terjadi peningkatan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Bangka Selatan, dimana sebanyak 23 kasus dengan 24 orang tersangka tertangkap dalam kurun waktu satu tahun.

Tersangka tersebut terdiri dari 21 laki laki dan 3 perempuan dengan jumlah barang bukti 23,52 gram sabu dan 7 butir ektasi.

Hal itu diungkapan Kapolres Basel AKBP Bambang Kusnarianto dalam Press Release akhir tahun polres Basel di ruang brifing Mapolres Basel, Rabu (3/1/2018) sore

Sementara lanjutnya, untuk tahun sebelumnya 2016 hanya mengungkapkan 19 kasus, 17 dari Polres dan 2 kasus dari Polsek, jumlah tersangka 22 orang 21 laki dan 1 Perempuan dengan jumlah barang bukti 43,47 gram sabu, 10 butir ektasi dan 1 gram ganja.

Kapolres AKBP Bambang Kusnarianto mengatakan pada tahun 2017 mengalami kenaikan empat kasus, terkait pengungkapan serta peredaran gelap narkotika dan obat terlarang.

"Kaitanya dengan Narkoba ini cukup besar, dari kita juga ada penambahan penganggaran untuk pengungkapanya kasus narkoba, pada tahun 2018 akan menjadi atensi pengungkapan harus minimal 23 bahwakan bisa lebih," kata Kapolres Rabu (3/1/2018)

Kapolres juga mengakui bahwa pintu masuk peredaran narkoba yakni melalui jalur tikus yang jarang orang ketahui.

"Masih terbuka masuk jalur tikus masuk dari wilayah pelairan, memang tidak mudah menangkapnya ini sindikatnya langsung putus setelah membeli mereka putus sampai disitu pertemananya,"lanjutnya

Ia menambahkan untuk penindakan serta pengungkapan narkoba pada tahun 2018 mengalami peningkatan dari tahun 2017 Rp 179 juta naik menjadi Rp 300 juta.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help