BangkaPos/

Usai Unggah Video, Seorang Youtuber Asal Amerika Malah Dicaci Maki Netizennya?

Profesi sebagai YouTuber kian populer di masyarakat global.Selain dianggap mudah untuk mengeruk uang

Usai Unggah Video, Seorang Youtuber Asal Amerika Malah Dicaci Maki Netizennya?
Logan Paun di Jepang | YouTube/Penguinz0 

BANGKAPOS.COM- Profesi sebagai YouTuber kian populer di masyarakat global.

Selain dianggap mudah untuk mengeruk uang, cara ini juga dianggap sebagai pekerjaan impian bagian sejumlah Kids Jaman Now.

Kamu bisa menjadi apa saja bila aktif sebagai YouTuber.

//
Paling utama, inilah jalan terasyik bagi insan yang ingin mengekspresikan diri sesuai minat dan bakat.
undefined
Logan Paun di Jepang | YouTube/Penguinz0

Namun, seorang YouTuber asal Amerika Serikat (AS) terlalu kelewat batas.

Logan Paul kena caci-maki sejumlah netizen usai mengunggah sebuah video.

Saluran YouTube yang sudah diikuti 15 juta pengguna, membagikan sebuah video yang berisi mayat korban bunuh diri.

Tubuh tidak bernyawa direkam oleh Logan Paul saat tengah jalan-jalan ke Jepang.

Hutan Aokigahara berada di dasar Gunung Fuji.

Tempat ini akrab di telinga sebagi lokasi yang sering dipakai untuk bunuh diri.

Saat di tempat ini, sang YouTuber dan sejumlah temannya melontarkan komentar yang mengejutkan.

"Apa, kau tidak pernah berdiri di samping orang mati?"

Berdasarkan sebuah video lain di YouTube, Logan Paul disebut bahkan sampai menertawakan mayat yang dilihatnya.

Video yang diunggah pada hari minggu (31/12/2017) akhirnya ditarik dari peredaran.

Pada hari selasa (2/1/2018), sebuah permohonan maaf dirilis di akun Twitter pribadi Logan Paul.

Dalam cuitan tersebut dirinya menyatakan telah, "Salah kaprah karena kaget dan kagum."

Namun permohonan maaf yang dibagikannya tidak mampu membendung hujan kritik dari sejumlah netizen.

Dirinya diangap telah meremehkan persoalan kasus bunuh diri dan masalah kesehatan mental.

Jepang merupakan negara yang memiliki tingkat kasus bunuh diri cukup tinggi.

Sementara itu, Aokigahara punya reputasi baik di Jepang maupun internasional sebagai destinasi bagi sejumlah pihak yang ingin bunuh diri.(*)

(*)

//
Editor: zulkodri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help