Masyarakat Jeruk Keluhkan Aktivitas Penambangan Pasir

Penambangan ini sudah cukup lama dengan cara menggali material pasir dari dalam sungai yang berakibat permukaan air sungai

Masyarakat Jeruk Keluhkan Aktivitas Penambangan Pasir
ist
Aktivitas penambangan pasir di Desa Jeruk 

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah (Bateng) mengeluhkan aktivitas penambangan pasir di daerah ini.

Pasalnya, dengan adanya aktivitas ini membuat keresahan masyarakat yang bermukim di daerah ini.

Ketua Komisi III DPRD Bateng, Batianus mengatakan penambangan pasir ini tak jauh dari pembangunan jembatan yang baru saja dibangun oleh BPBD.

"Dekat jembatan yang baru di dibangun BPBD radiusnya hanya 15 meter, masyarakat sekitar resah, mereka khawatir lahan dan pemukiman mereka longsor, karena mereka menambangan pasir didalam aliran sungai, yang berbatasan dengan lahan dan pemukiman masyarakat," ujar Batianus, Kamis (4/1/2018).

Dikatakan Batianus yang lebih mengkhawatirkan lagi jembatan yang baru dibangun oleh BPBD rusak kembali karena penambangan tersebut.

Pasalnya, selain aktivitas yang membahayakan, jarak dari jembatan dan aktivtas tersebut berjarak 15 meter dari titik penambangan tersebut.

"Penambangan ini sudah cukup lama dengan cara menggali material pasir dari dalam sungai yang berakibat permukaan air sungai turun semangkin dalam, sehingga akan mengikis pondasi jembatan baik yang berada di hulu maupun jembatan yang berada di hilir sungai jeruk dampaknya jembatan akan amblas ke bawah," paparnya.(*)

Penulis: Evan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help