Pengelola Tambang Kolong Kenanga Klarifikasi Status Tambang Legal

Jadi saya tegaskan tuduhan (tambang ilegal) itu tidak bener. Itu tambang legal kenapa dikatakan ilegal oleh Sat Pol PP

Pengelola Tambang Kolong Kenanga Klarifikasi Status Tambang Legal
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Pengelola tambang timah Kolong Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Jery 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA-GA Kusuma Giri pengelola tambang timah Kolong Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka angkat bicara mengenai pemberitaan Bangka Pos hari ini, Sabtu (6/1) berjudul "Penambang Tak Hiraukan Sat Pol PP".

Sebelumnya diberitakan Jumat lalu Sat Pol PP melakukan penertiban di kawasan ini, pihak Sat Pol PP menilai lokasi tambang ilegal.

Sebagai pengelola tambang, sosok yang disapa Jery itu menepis pernyataan Sat Pol PP yang menganggap lokasi tambang ilegal.

Pasalnya Jery mengaku pihaknya bekerja di atas izin usaha pertambangan (IUP) milik sebuah perusahaan timah.

Bahkan keterangan dokumen IUP hingga peryaratan penambangan pernah ditunjukkannya kepada penegak hukum di Polres Bangka.

"Lokasi tambang itu di atas IUP, kenapa disebut ilegal? Kalau itu ilegal, sudah lama polisi menghantam saya. Kami memiliki persyaratan untuk menambang," kata Jery saat datang ke kantor bangka pos, Sabtu (6/1/2018).

Ia pun mempertanyakan keterangan Sat Pol PP Pemkab Bangka dalam pemberitaan soal keberadaan tambang yang tak pernah diketahui

Dikatakan Jery dirinya kerap menemui Sat Pol PP, dirinya pun bertambah bingung saat muncul pernyataan lisan dari pihak Sat Pol PP Pemkab Bangka yang akan mengambil tindakan menutup lokasi tambang yang tak sesuai dengan tupoksinya.

Berdasarkan keterangan Jerry pengoperasian tambang timah di Kolong Kenanga Kabupaten Bangka sudah sesuai aturan IUP.

Lokasi tambang di Kolong Kenanga Kecamatan Sungailiat Bangka merupakan tanah pribadi yang dikerjakan dengan dua alat eskavator yang berfungsi untuk menggali tanah dan buldozer untuk menutup lokasi tambang.

Diakui Jery kedalaman lokasi tambang saat ini sedalam tiga meter dan memang dipenuhi air karena menampung air hujan.

"Jadi saya tegaskan tuduhan (tambang ilegal) itu tidak bener. Itu tambang legal kenapa dikatakan ilegal oleh Sat Pol PP?," ujarnya.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help