Terungkap! Koes Plus Pernah Disiapkan Jadi Agen Mata-mata Negara saat Manggung di Malaysia

Ada cerita menarik di masa lalu, seputar penang­kapan Koes Bersaudara di tahun 1965, yang berbeda dengan pemahaman publik selama ini.

Terungkap! Koes Plus Pernah Disiapkan Jadi Agen Mata-mata Negara saat Manggung di Malaysia
Koes Plus | ytimg 

BANGKAPOS.COM--Ada cerita menarik di masa lalu, seputar penang­kapan Koes Bersaudara di tahun 1965, yang berbeda dengan pemahaman publik selama ini.

“Tahun 1965 sangat mengesankan bagi Koes Bersaudara. Bukan karena kami masuk Penjara Glodok, tetapi tentang rencana pemerintah di balik itu,” kenang Mas Yok dalam sebuah perbincangan di Kompleks, Jl.Haji Nawi 72 Jakarta Selatan, 3 April 2013.

“Ya, rencana negara mengirim kami ke Malaysia untuk mengintip atau mengintai langsung apakah orang Indonesia di sana atau orang Ma­laysia antipati kepada Indonesia, karena waktu itu kita kurang sreg dengan berdirinya Malaysia yang sebelumnya bernama Malaya.”

Baca: Indonesia Miliki Pesawat Canggih SU-35, Cemas Australia Siapkan Kapal Ini Untuk Menangkalnya

Koes Bersaudara ternyata sengaja dimasukkan ke penjara untuk memberi kesan bahwa grup musik itu tidak disukai Pemerintah Indonesia dan di­harapkan tidak dicurigai kalau dikirim untuk manggung di Ma­laysia.

Baca: Usai Pensiun dari Sepakbola, Rio Ferdinand Masuk Tinju Pro, Debutnya Februari Mendatang

Buktinya antara lain ketika Koes Bersaudara tampil di pesta di kediaman Kolonel Koesno, Jati Petamburan, Jakarta Barat.

Selain mereka, tampil juga grup perem­puan Dara Puspita dan grup band Toto Sardjan, kakak Titi Qadarsih.

Sementara pesta berlangsung meriah, entah dari mana datangnya serombongan orang berkerumun dan berteriak-teriak, “Ganyang Ne­kolim, ganyang ngak-ngik-ngok!” karena terdengar lagu-lagu The Beatles yang sudah diwanti-wanti Bung Karno agar tidak dimainkan grup musik di Tanah Air.

“Koes Bersaudara ternyata diran­cang sedemikian rupa sebagai korban karena membawakan lagu-lagu The Beatles,” sambung Mas Yok.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved