Video: Echa Si Putri Tidur Rambutnya Dikeramas Dalam Kondisi Tidur di Kamar Mandi

Kamis (4/1/2018) kemarin, lewat akun Facebooknya Moel mengisahkan bahwa putrinya telah tertidur selama 32 jam.

BANGKAPOS.COM--Sekitar pertengahan Oktober 2017 silam, warganet sempat dihebohkan dengan penyakit yang dialami oleh Siti Raisa Miranta alias Echa, gadis asal Banjarmasin.

Bagaimana tidak, dirinya tertidur selama 14 hari di rumahnya.

Peristiwa ini dibagikan oleh ayahnya sendiri melalui akun Facebook pribadinya, Moel Ya Lo Ve.

//

Pada tanggal 19 Oktober 2017 silam, ayahnya mengunggah foto putri tercintanya dengan sebuah caption yang menyayat hati.

"Penyakit tidur Echa kambuh, hingga malam ini Echa sudah tidur selana 10 hari 10 malam.. menurut dokter umum fisiknya ok aja, dokter specialis jiwa belum bisa menggali lebih dalam," tulisnya dalam keterangan foto tersebut.

Facebook/ Moel Ya Lo Ve
Facebook/ Moel Ya Lo Ve ()

Unggahan sang ayah pun jadi viral bahkan hingga dibagikan ratusan kali.

Pada tanggal 24 Oktober 2017 kemarin, Echa akhirnya bangun juga setelah menjalani tidur selama 14 hari.

Bantuan demi bantuan terus disalurkan oleh masyarakat kepada gadis malang yang masih berusia 13 tahun tersebut.

Tribunstyle melansir dari Tribunnews.com, ayah Echa, Mulyadi mengutarakan jika melihat cirinya, sang anak memang mirip dengan pengidap sindrom Putri Tidur (Sindrome Kleine-Levin).

Lalu, bagaimana kabarnya setelah bangun di hari ke-15 tersebut?

Selang sehari kemudian, atau tanggal 26 Oktober 2017, Echa langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani perawatan.

Echa mulai menjalankan scan ulang (scan kontras) dan hasilnya normal.

Saat dirawat di Rumah Sakit, Echa terlihat sudah mulai tertidur lagi.

Pada tanggal 27 Oktober 2017, Echa melakukan MRI.

Sang ayah sempat mengunggah video Echa sedang dikeramasi oleh tim medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mengingat gadis berusia 13 tahun itu belum bisa berdiri kokoh dan diajak berkomunikasi.

Keesokan harinya, Moel mengisahkan bahwa putrinya menjalani EEG.

Bahkan, Echa sempat dikunjungi oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sena.

Pada hari itu juga, kabar menggembirakan datang dari Moel.

Sekitar pukul 19.00 wita, Echa sudah bisa memainkan hp lagi dan kembali ke dunianya.

Kesadarannya terus bertahan dan penyakit tidurnya tidak kambuh lagi.

Pada tanggal 2 November 2017, Echa dan keluarganya mendapatkan undangan di acara Hitam Putih Trans 7.

Saat itu, kondisi Echa sudah sadarkan diri dan bisa diajak bicara.

Sepulangnya dari Jakarta, Echa pun kembali ceria.

Dia sudah bisa bernyanyi, main musik, main HP, dan sebagainya.

Sayangnya, kegembiraan keluarga Moel tak bertahan lama.

Pada tanggal 8 November 2017, Echa kembali tertidur dan sulit dibangunkan.

Tanda-tanda penyakitnya pun mulai muncul kembali.

Sebenarnya Echa sempat bangun keesokan harinya untuk belajar di sekolah, namun dia terpaksa dibawa pulang karena tertidur nyenyak di kelas.

Moel mengisahkan bahwa Echa belum bisa bersekolah secara normal.

Pada tanggal 14 November 2017, Echa dibawa ke RSUD Ansari Saleh untuk menjalani perawatan.

Dalam postingannya, Echa terlihat sudah bangun dan sehat.

Namun, Moel mengatakan bahwa putrinya tersebut belum bisa berinteraksi di sekolah.

Bahkan, Echa sudah tidak bersekolah selama 9 hari.

Walau begitu, putri tidur asal Banjarmasin ini berusaha untuk tetap ceria di rumah.

Facebook/ Moel Ya Lo Ve
Facebook/ Moel Ya Lo Ve ()

Kekhawatiran pihak keluarga terhadap kembalinya penyakit Echa pun benar-benar terjadi.

Pada hari Kamis (4/1/2018) kemarin, lewat akun Facebooknya Moel mengisahkan bahwa putrinya telah tertidur selama 32 jam.

Buah hatinya itu sama sekali belum membuka mata dan beraktivitas ke toilet.

Hingga hari Jumat (5/1/2018) kemarin, Echa sudah tidur selama 43 jam.

Hal itu bisa terlihat dari unggahan terbaru Moel.

"Terima kasih ya dik Aina dan Dinda (temen sekelas echa) atas kunjungannya....Kini echa sudah tidur lebih dari 43 jam (2 hari an)" tulisnya sembari mengunggah sebuah foto.

Facebook/ Moel Ya Lo Ve
Facebook/ Moel Ya Lo Ve ()

Semoga Echa bisa segera sembuh dari penyakitnya. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Editor: khamelia
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help