BangkaPos/

Pengusaha Kafe dan Resto Incar Titik Nol Kota Pangkalpinang

Pengusaha kuliner pun mulai melirik kawasan di sekitar Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.

Pengusaha Kafe dan Resto Incar Titik Nol Kota Pangkalpinang
Bangka Pos/Resha Juhari
Pelayan Kafe Gochi melayani pengunjung yang datang ke kafe dan resto di Jalan Merdeka Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Kawasan titik nol ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin ramai.

Pengusaha kuliner pun mulai melirik kawasan di sekitar Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.

Terhitung sejak 2015, sejumlah kafe dan restoran mulai memadati kawasan tersebut.

Pantauan Bangka Pos, kafe dan restoran mulai muncul ke arah Jalan A Yani, Pangkalpinang.

Tidak hanya pengusaha kafe dan restoran yang menyewa gedung hingga puluhan juta rupiah, pelaku usaha warung makan dan street food turut meramaikan kawasan di dekat Taman Wilhemia atau Taman Sari tersebut.

Dhimas, pemilik Kafe Gochi, mengakui bermunculannya kafe dan restoran di sekitar titik nol atau kawasan di dekat Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang. Menurutnya, kawasan itu mulai ramai sejak 2015.

“Kami buka tahun 2014 waktu itu baru beberapa, cuma kesini memang makin banyak dan ramai enggak hanya cafe street food, pedagang kaki lima juga udah banyak sekarang," kata Dhimas ditemui Bangka Pos, pada pekan lalu.

Dhimas menyambut baik cafe-cafe yang baru berdiri di kawasan, menurutnya ini memberikan pilihan dan menunjukkan gairah yang positif terhadap perkembangan bisnis kuliner di Pangkalpinang.

Meski omzet kafenya menurun, Dhimas tak menganggap kafe dan restoran yang baru buka sebagai kompetitor.

“Justru ini tanda bagus berarti kreativitas pengusaha Bangka semakin meningkat, perputaran uang makin banyak. Dari segi segmentasinya aja udah beda-beda kafe yang ada di sini, kayak Gochi ini lebih ke usia 17-30 tahun dan kita konsepnya berbasis komunitas, jadi kita sering ada event yang berkaitan komunitas kayak seni, coaching clinic, sharing enterpreneur ini yang bikin kita beda," katanya.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help