HKTI Babel Test Drive Dalam Pengelolaan Lahan Paska Tambang

Kami sudah mereklamasi hampir seratus hektar, pemanfaatan lahannya dengan melihat kontur tanah, ada yang untuk

HKTI Babel Test Drive Dalam Pengelolaan Lahan Paska Tambang
Ist
Areal reklamasi paska tambang di Desa Semulut Kecamatan Parittiga, yang telah direklamasi oleh Ketum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyadi. Lahan tersebut ditanami tanaman produktif berupa sengon, yang tumbuh subur di lahan tersebut. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia  (HKTI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung(Babel), Mulyadi mengatakan, HKTI Babel dalam pemanfaatan dan pengelolaan lahan paska tambang (lahan reklamasi) hanya test drive saja.

Artinya, HKTI Babel memberikan contoh ke masyarakat, terutama desa-desa yang wilayahnya terdapat lahan paska tambang, agar desa itu mengusulkan reklamasi. 

"Kami sudah mereklamasi hampir seratus hektar, pemanfaatan lahannya dengan melihat kontur tanah, ada yang untuk tanaman produktif jangka pendek, menengah dan panjang, untuk peternakan, perikanan, perkebunan dan lainnya," ujar Mulyadi kepada bangkapos.com Selasa (9/1/2018).

Dalam pengelolaan lahan paska tambang, HKTI kerjasama dengan PT Timah.

Untuk desa-desa yang wilayahnya ada potensi lahan paska tambang di IUP,  sebaikny diusulkan untuk direklamasi dan usulannya bisa melalui BUMDes.

Sekarang BUMDes untuk memanfaatkan eks tambang itu, bisa membangun kerjasama dengan pemegang IUP dan masyarakat di desanya.

Disitulah desa melalui BUMDes bisa memberdayakan masyarakat.

Pemberdayaan dengan manfaat ekonomis itu, bisa dilakukan asalkan di desa-desa yang wilayahnya ada lahan paska tambang dan yang terpenting desa kooperatif, untuk mengawali usulan reklamasi hingga pengelolanya.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved