Dinas Pangan Bangka Panen Seledri, Harga Rp 45.000 per Kg

Sangat menguntungkan kemarin saja kita jual Rp 45 ribu perkilonya dan bisa dibayangkan jika kita

Dinas Pangan Bangka Panen Seledri, Harga Rp 45.000 per Kg
Bangkapos/Edwardi
Para pegawai Dinas Pangan Bangka melakukan panen daun seledri yang berada di samping dan belakang kantor. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Memanfaatkan perkarangan terus digalakkan Dinas Pangan Kabupaten Bangka.

Beberapa waktu sebelumnya, dinas yang berlokasi di jalan Diponegoro tersebut telah panen sayuran sawi dan cabe, Selasa (9/1/18), melakukan panen daun seledri yang mempunyai nama latinnya Apium Graveolens.

Semua pegawai Dinas Pangan melakukan panen daun seledri yang berada di samping dan belakang kantor.



Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pangan, Rusmansyah ketika ditemui, Rabu (10/1/18) menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program ketahanan pangan khususnya Kawasan Rumah Pangan Lestari atau KRPL.


"Jadi sebelum kita meminta warga, kelompok tani, masyarakat, keluarga memanfaatkan perkarangan, kita Pemerintah Kabupaten Bangka memberi contoh," kata Rusmansyah.


Diuraikan Rusmansyah kembali, memberikan contoh kepada masyarakat merupakan salah satu upaya pemerintah sehingga masyarakat atau kelompok tani tergerak untuk melakukan kegiatan tersebut.


"Kita Dinas Pangan memberikan contoh dengan memanfaatkan perkarangan, dengan penanaman seledri dalam polibag," jelasnya.


Dikatakannya lebih lanjut, untuk sekarang ini sudah tertanam sekitar 1300 polibag dan untuk Dinas Pangan Kabupaten Bangka ini telah dirancang sehingga perkarangan yang ada dapat dimanfaatkan.


"Kita harapkan perkarangan kita khususnya Dinas Pangan ini bisa diberdayakan dan dimanfaatkan dengan mendukung program ketahanan pangan seperti menanam seledri atau tanaman lainnya, kita telah rancangkan nanti ada 2000 polibag dan kita telah memanen kemarin itu 4,5 kilogram dari 350 polibag dan kita jual dan insyaallah bulan depan 2000 polibag akan kita realisasikan," terang Rusmansyah.


Diakui Rusmansyah dipilihnya tanaman seledri ini dikarenakan tidak banyak memakai tempat dan bisa ditanam dalam polibag.


"Sangat menguntungkan kemarin saja kita jual Rp 45 ribu perkilonya dan bisa dibayangkan jika kita mempunyai, insyaallah dapat membantu ekonomi keluarga," katanya.


Tanaman seledri bukan untuk penyedap makanan, namun bisa untuk batu ginjal dan cara mengolahnya dengan dosis yang benar akan dapat mengurangi resiko dari efek samping minum air rebusan daun seledri.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help