BangkaPos/

Ismiyardi 'Saya Ingin Mengabdi Kepada Pangkalpinang'

Saya pikir bukan suatu hal yang aneh jika perempuan memimpin meskipun terkesan baru di dunia politik Pangkalpinang, Ibu Endang pernah

Ismiyardi  'Saya Ingin Mengabdi Kepada Pangkalpinang'
Bangkapos/idandimeikajovanka
Paslon Endang Kusmawati dan Ismiyardi bersama pendukungnya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Bagi calon Wakil Walikota Pangkalpinang, Ismiyardi mendampingi seorang perempuan sebagai pimpinan daerah bukan hal sulit karena ia memandang Endang merupakan singa betina.

Ia menegaskan bahwa pasangannya bukan orang baru di dunia politik, sebab tahun 2009-2014 pernah terpilih menjadi anggota dewan Provinsi Jawa Barat dapil Depok. Hanya saja, pada saat itu sang Suami terpilih pula dan iapun mengundurkan diri.

"Saya pikir bukan suatu hal yang aneh jika perempuan memimpin meskipun terkesan baru di dunia politik Pangkalpinang, Ibu Endang pernah terpilih menjadi anggota dewan Jawa Barat tahun 2009 karena suaminya juga terpilih, iapun mengundurkan diri.  Saya tegaskan bahwa dia bukan orang baru, selain itu dia lahir dan dibesarkan di Pangkalpinang. Seharusnya dia bisa mewakili suara perempuan, jika perempuan tidak memilih artinya mereka mengkhianati kaumnya," kata Ismiyardi.

Ismiyardi menyebutkan mendapatkan dukungan koalisi kursi sebanyak 11, yaitu dari partai Golkar, PAN, PKB, dan Demokrat.

Berbekal dukungan tersebut, Ia bersama Endang memantabkan diri mendaftar sebagai satu diantara kandidat Paslon di Pilwako 2018.

Ia berharap bisa memenuhi persyaratan berdasarkan Undang-undang dan aturan yang telah ditetapkan. Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama mengawal pelaksanaan Pilwako.

Ia juga mengingatkan pada tahun 2013 pernah hadir dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Hari ini, bersama Endang mencoba lagi melaksanakan niat baik memimpin kota Pangkalpinang.

Menurutnya, kedatangan mereka membawa persyaratan merupakan langkah awal menciptakan ladang amal dan berharap niat mulianya bisa terlaksanakan.

“Saya ingin mengabdi kepada Pangkalpinang dipenghujung hari tua. Hari ini kami siap menang dan harus optimis kalau tidak kenapa nyalon. Mulanya tim saya sudah tiarap 4 tahun, ketika maju mereka jadi tersolid” ujar Ismiyardi.

Ia menambahkan seluruh kandidat pesaingannya kuat, tinggal mengatur strategi dan merebut kepercayaan masyarakat. Ia yakin akan sebab semua calon merupakan kuda hitam, tetapi ada satu diantaranya kuda putih dan siap mengabdi kepada Pangkalpinang.

Selain itu, ia mengatakan berhak didukung karena jelas Paslon Eksis merupakan putra-putri Pangkalpinang yang dilahirkan dan dibesarkan di kota ini.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help