BangkaPos/

Paslon 'Berdikari' Mulai Pasang Strategi Menangkan Hati Masyarakat Bangka

Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Kemas Danial dan Fadillah Sabri mulai memasang strategi

Paslon 'Berdikari' Mulai Pasang Strategi Menangkan Hati Masyarakat Bangka
Bangka Pos / Nurhayati
Paslon Kemas Danial dan Fadillah Sabri yang diusung Koalisi Partai Demokrat dan PAN berfoto bersama usai mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka, Rabu (10/1/2018) di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Kemas Danial dan Fadillah Sabri mulai memasang strategi untuk meraih kemenangan pada Pilkada Kabupaten Bangka tanggal 27 Juni 2018 nanti.

Setelah melakukan pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka, paslon dengan jargon Berdikari (Bersama Danial Kek Fadillah Sabri), Rabu (10/1/2018) di KPU Kabupaten Bangka mulai mengatur strategi untuk kampanye kedepan.

"Perencanaan kampanye ini harus matang karena target kami harus 60 persen memenangkan pertandingan ini," ungkap Danial dalam konfrensi persnya usai mendaftar pencalonannya bersama Fadillah Sabri.

Mereka juga menyiapkan diri untuk berolahrga sebelum melakukan tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta agar bisa tampil fit pada tanggal 12 dan 13 Januari 2018 ini.

Danial menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan menjadi tulang punggung perekonomian daerah akan menjadi visi misi mereka. "Jadi kita mengangkat UKM sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi kita ke depan," kata Mantan Direktur Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB).

Pada kesempatan ini dia juga meminta agar Tim Sukses paslon Berdikari untuk bekerja keras memenangkan Danial dan Fadillah Sabri.

Pihaknya juga sudah memetakan lumbung-lumbung suara yang akan mereka dapatkan pada saat pilkada nanti sesuai dengan hasil survei yang sudah mereka lakukan.

Dia juga menginginkan dalam pelaksanaan pilkada ini penyelenggara yakni KPU dan Panwaslu Kabupaten Bangka bisa objektif dan netral tidak boleh memihak siapapun.
Mereka bekerja profesional tidak memihak siapapun bekerja sesuai koridor sesuai aruran pemerintah.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help