BangkaPos/

Paslon Walikota Endang Kusumawaty dan Ismiryadi Resmi Mendaftar ke KPU

Paslon Walikota, Endang Kusumawaty dan Ismiryadi (Dodot) melaksanakan pendaftaran dan penyerahan berkas

Paslon Walikota Endang Kusumawaty dan Ismiryadi Resmi Mendaftar ke KPU
bangkapos/idandimeikajovanka
Paslon Eksis resmi mendaftarkan pencalonannya dalam Pilwako Pangkalpinang 2018 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Endang Kusumawaty dan Ismiryadi (Dodot) melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas Pilwako 2018, Rabu (10/1/2018).

Pasangan ini datang bersama dengan massa pendukung mereka. Pendaftaran paslon ini diiringi sejumlah pertunjukan seperti barongsai, kuda lumping, dan pemakaian baju adat. 

Dodot mengaku bersyukur didukung oleh 4 partai pengusung, yakni Golkar, Demokrat, PAN, dan PKB dengan jumlah 11 kursi. Dia berharap koalisi ini bisa saling solid.

Ia menuturkan, mendampingi seorang perempuan dalam Pilwako bukan hal yang sulit, karena menurutnya Endang merupakan Singa Betina.

"Meskipun terkesan baru di dunia politik Pangkalpinang, Ibu Endang pernah terpilih menjadi anggota dewan Jawa Barat tahun 2009 karena suaminya juga terpilih, ia pun mengundurkan diri. Saya tegaskan bahwa dia bukan orang baru, selain itu dia lahir dan dibesarkan di Pangkalpinang," kata Ismiyardi.

Terpisah, Divisi Perencanaan dan Data Informasi KPU Pangkalpinang, Yusmayadi menjelaskan berdasarkan SK KPU tentang tahapan dan program pencalonan dan PKP 1/2012 terkait tahapan program dan jadwal.

Bahwa syarat pendaftaran harus ada SK DPP, rekomendasi DPP, SK DPC, dan harus di tanda tangani DPP (Dewan Pimpinan Pusat), berkas BKWK. Keputusan sipol syarat pencalonan harus memenuhi minimal 6 kursi, selain itu ada 19 syarat pencalonan lainnya.

"Hari ini Paslon Eksis telah memenuhi 6 syarat pendaftaran dengan 11 kursi dari partai pengusung dan sedang proses penelitian syarat pencalonan. Selain itu, mereka juga mengajukan surat pernyataan kekurangan berkas dan proses pemenuhi, seperti lkkn dari KPK, legalisir Ijazah, SK Tim Kampanye Calon, Soft Copy Dokumen," ujar Yusmayadi.

Ia menambahkan syarat pendaftaran dan pencalonan telah diteliti dan ketua KPU akan menetapkan berkas diterima. Penelitian tersebut akan didampingi LO sebagai penghubung dengan surat mandat yang diberikan.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help