Begini Strategi Bank Indonesia Menekan Inflansi Babel

Perekonomian Babel didominasi empat lapangan usaha utama yaitu industri pengolahan (19,77%), pertanian, kehutanan, dan perikanan

Begini Strategi Bank Indonesia Menekan Inflansi Babel
Bangkapos/idandimeikajovanka
Foto bersama kepala perwakilan BI Babel yang lama (Bayu Martanto) dan yang baru (Tantan) bersama sejumlah pejabat dan staff BI 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengungkapkan perekonomian Provinsi Bangka Belitung membaik terlihat secara komulatif sebesar 5,11% meningkat dari 4,21%.

Hal tersebut ditopang peningkatan kinerja ekspor sejalan membaiknya harga komoditas unggulan seperti timah, CPO dan karet.

Lalu, sektoral pertumbuhan didukung kinerja lapangan usaha industri pengolahan, lapangan usaha pertambangan dan lapangan usaha perdagangan.

“Perekonomian Babel didominasi empat lapangan usaha utama yaitu industri pengolahan (19,77%), pertanian, kehutanan, dan perikanan (18,43%). Selain itu, perdagangan besar, eceran, dan reparasi mobil, sepeda motor (15,77%) dan pertambangan dan penggalian (11,88%). Empat lapangan usaha tersebut mampu menyumbang 65,85% dari total PDRB,” jelas Rosmaya Hadi

Berdasarkan pengamatannya, Inflasi Babel 2017 terendah dalam delapan tahun terakhir. Komoditas penyumbang inflasi adanya kenaikan tarif angkutan udara sejalan meningkatnya permintaan tiket pesawat akhir tahun, kenaikan harga ikan, dan harga beras.

Dalam rangka menekan inflasi yang tinggi kedepannya dilakukan perbaikan struktural ekonomi melalui penguatan sinergi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia, yakni inflasi volatile food.

Selain itu, perihal minimnya produksi tanaman pangan di Babel harus dilakukan upaya menjaga pasokan bahan pangan dari luar daerah.

Serta, peningkatan produksi sektor perkebunan dan pertanian holtikultura melalui pengembangan infrastruktur dan optimalisasi komunikasi harga pangan secara transparan.

Selain itu, membuat penelitian pemetaan struktur pasar, jalur distribusi, dan identifikasi perilaku pembentukan harga komoditas ikan serta kajian komparasi perhitungan inflasi angkutan udara, Jumat (12/1).(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help