Kisah Yakuza Jepang, Gangster Kejam yang Dulu Dianggap Bak Robin Hood

Ini bukan cerita kuno, tetapi terjadi zaman sekarang. Tepatnya di Jepang di mana gangster dipandang tinggi oleh sebagian masyarakat

Kisah Yakuza Jepang, Gangster Kejam yang Dulu Dianggap Bak Robin Hood
Wikimedia

Tiba-tiba supir itu tersenyum. 

Dasi hitam, Taoka, aha, orang ini pasti ingin melawat ke tempat Taoka yang baru meninggal, pikir supir.

Di mana tempatnya? Setiap orang di kota pelabuhan Kobe itu pasti tahu. 
Kobe letaknya hanya 3½  jam ke arah selatan Tokyo. Taoka orang terkenal di tempat itu!

Usianya 68 tahun. 
Sudah lama mengidap penyakit jantung dan meninggal pada bulan Juli karena serangan jantung.

Ini kematian yang sangat biasa bagi orang yang dijuluki "beruang" oleh kawan-kawannya dan "Al Capone" Jepang oleh surat-surat kabar.
Kazuo Taoka adalah seorang Yakuza. 

Ya berarti 8, ku 9 dan za 3. 
Total berjumlah 20. 

Tatto Yakuza
Tatto Yakuza (Tribuntravel/kolase)

Dan 20 ini selalu kalah pada Hanafuda, yaitu semacam permainan dengan 48 kartu.

Mereka adalah kelompok yang dianggap berada di luar masyarakat Jepang umumnya. 

Yakuza adalah seorang gangster. 

Dan Kazuo Taoka yang terbesar di antara mereka.
Dia memegang pimpinan Yamaguchi-Gumi sejak berusia 33 tahun.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved