Home »

Lokal

» Bangka

Laut Mengganas, Nelayan Alih Profesi, Fendy : Ada yang Ternak Babi dan Ayam, Serta Berkebun

Sebagian nelayan di Desa Rebo Sungailiat Bangka terpaksa alih profesi.Jika sebelumnya mereka melaut, kini justru sibuk mengurus ternak

Laut Mengganas, Nelayan Alih Profesi, Fendy : Ada yang Ternak Babi dan Ayam, Serta Berkebun
Gelombang Tinggi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Bangka Pos

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sebagian nelayan di Desa Rebo Sungailiat Bangka terpaksa alih profesi.

Jika sebelumnya mereka melaut, kini justru sibuk mengurus ternaknya.

Aktifitas mencari ikan tak dapat lagi mereka lakukan sementara waktu, karena perairan di wilayah ini sedang mengganas.

'Banyak nelayan kita di Desa Rebo memilih istirahat, tidak mau pergi melaut mencari ikan," kata Kepala Desa (Kades) Rebo, Fendy kepada Bangka Pos Group, Jum'at (12/1/2018).

Pergi melaut bagi nelayan menurutnya, sama saja bunuh diri. Sebab kondisi gelombang tinggi dan angin bertiup kencang. Jika memaksakan diri, resikonya sangat besar.

"Makanya mereka (nelayan) takut melaut karena gelombang besar, angin kencang," katanya.

Lalu selama beberapa pekan tidak turun ke laut apa yang dilakukan masyarakat nelayan di desa ini? Fendy menyebut peternakan menjadi pilihan.

"Ada yang ternak babi, dan ada juga yang ternak ayam, serta  beberapa diantaranya ada yang mengurus kebun masing-masing." kata Fendy

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNS) Kabupaten Bangka, Ridwan, Jum'at (2/1/2018) mengatakan, kondisi cuaca perairan yang memburuk berdampak pada melambungnya harga ikan, udang dan cumi.

"Sangat berpengaruh terhadap nelayan kita. Karena ketika cuaca ekstrim, menyebabkan nelayan istrahat dan berpengaruh pada harga ikan yang menjadi mahal," katanya..(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help