BangkaPos/

Permintaan Ceraikan Suami Ditolak, Pria Ini Nekat Habisi Wanita Idaman, Jasadnya Dibuang Usai Salat

Makrus mengakui perbuatannya telah membunuh kekasih gelapnya, Nurul Khotimah (38).

Permintaan Ceraikan Suami Ditolak, Pria Ini Nekat Habisi Wanita Idaman, Jasadnya Dibuang Usai Salat
Surya/Mohammad Romadoni
Perempuan bercadar yang ditemukan tewas tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kediri, Kamis (4/1/2017) sore. 

BANGKAPOS.COM, KEDIRI - Makrus mengakui perbuatannya telah membunuh kekasih gelapnya, Nurul Khotimah (38).

Motif pembunuhan ini dipicu karena tersangka tidak terima keputusan korban yang secara sepihak meminta untuk mengakhiri hubungan.

Sebelumnya, tersangka mendesak korban melalui pesan singkat agar menceraikan suaminya, Sunaryo. Tersangka akan meminta korban menikah dengannya.

//

Baca: Tak Disangka Pembunuh Wanita Bercadar di Kediri Ternyata Berprofesi Ini

Nantinya, korban dijanjikan oleh tersangka akan memberikan rumah dan menjamin kebutuhan finansialnya.

Ternyata, korban menolak tawaran tersangka.

//

Korban ingin mengakhiri hubungan kedekatannya dengan tersangka.

Padahal, Makrus telah cinta mati dengan korban yang telah dekat semasa sekolah SMP.

"Ingin mengakhiri kemaksiatan," ujar Makrus, saat ditanya Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan, Rabu (10/1/2018).

Motif tersangka membunuh korban dilatarbelakangi oleh perasaan mengagumi wanita secara berlebihan yang turut memicu dia untuk berbuat nekat.

Disisi lain, rasa sayang terhadap korban membuat tersangka gelap mata karena tidak dapat memilikinya sehingga membunuhnya.

"Tidak ingin korban menjadi milik orang lain," bebernya.

Baca: Sebelum Dibunuh, Wanita yang Jasadnya Tergeletak di Halaman Masjid Sempat Diginiin Dalam Mobil

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan memaparkan, tersangka membunuh korban di kawasan Tulungagung.

Pelaku sempat berkeliling di Kabupaten Kediri untuk membuang jenazah korban.

"Tersangka membuang barang milik korban. Termasuk tali tambang yang dipakai menjerat leher korban di perbatasan Kediri-Jombang," ucapnya.

Saat itu, tersangka membeli spidol dan kertas bergaris menuliskan pesan berisi agar jenzah korban dirawat dengan syariat islam.

Baca: Pria Ini Ditangkap Karena Diduga Jadi Pelaku Pembunuhan Wanita Bercadar di Kediri

Tersangka menuju ke sebuah masjid Pagu untuk membuang jenazah korban.

Mobil tersangka sempat berputar-putar di area jalan itu. Hingga mobil yang dikendarainya parkir masuk ke dalam gang masjid.

Bahkan, tersangka sempat salat di dalam masjid. Hal itu dilakukan karena pada saat itu masih banyak orang yang berteduh dari hujan.

Setelah itu, tersangka keluar masjid mengendarai mobilnya. Melihat ada kesempatan tersangka menaruh jasad korban di halaman samping masjid.

"Kertas itu ditaruh tersangka diatas tubuh korban ketika membuangnya di halaman masjid Pagu," ungkapnya.

Baca: Sebelum Tewas, Wanita Bercadar Ini Dijerat Mantan Pacarnya Pakai Tali di Dalam Mobil

Kemudian, kata Erick, tersangka pulang ke kediamannya sekitar satu jam dari lokasi kejadian.

Berbekal bukti petunjuk dan keterangan keluarga korban pihaknya menangkap tersangka yang dicurigai membunuh korban.

"Kami masih mendalami kasus ini untuk menentukan apakah tindakannya adalah pembunuhan berencana atau tidak, karena tersangka tidak kooperatif," tegasnya.

Informasinya, korban selalu memakai cadar setelah menikah dengan suaminya, Sunaryo. Dalam kesehariannya korban dikenal santun dan mempunyai usaha produksi garmen di rumahnya.

Baca: Anak Gadis Labrak Kamar Hotel, Astaga Ayahnya Lagi Gini, Selingkuhan Lari Terbirit-birit

Tersangka dan korban telah berkeluarga dan masing-masing mempunyai dua anak.

"Untuk rekontruksi kami masih mempersiapkannya," tandasnya.

(Surya/Mohammad Romadoni)

//
 

 
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help