Polisi Ajak Nelayan dan Penambang Diskusi Jaga Lingkungan

Ini kita lakukan sekaligus untuk mempererat silaturahmi dan memberi rasa aman dan tenang serta meningkatkan citra Polri

Polisi Ajak Nelayan dan Penambang Diskusi Jaga Lingkungan
ist
diskusi khusus yang digelar Sat Binmas Polres Bangka di Aula Kantor Desa Lumut 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Satuan Bimas Polres Bangka menggelar diskusi khusus di Aula Kantor Desa Lumut Kecamatan Belinyu Bangka, Jum'at (2/1/2018).

Tema diskusi, seputar persoalan tambang (TI) ilegal dan pencemaran lingkungan.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian kepada Bangka Pos Group di Sungailiat, Jum'at (2/1/2018) mengatakan, pertemuan melibatkan masyarakat nelayan dan masyarakat penambang di desa tersebut.

"Kegiatan yang dilakukan oleh Satbinmas Polres Bangka adalah FGD atau focus group discussion dengan masyarakat nelayan dan penambang di Desa Lumut. Acara digelar di Aula Kantor Desa Lumut dengan tema masalah pertambangan dan pencemaran lingkungan," kata Sophian.

Acara dilaksanakan pagi hari, sekitar Pukul 09.00 WIB, dibuka langsung oleh Kasat Binmas Polres Bangka AKP Toni.

Selain polisi, hadir sejumlah narasumber antara lain pejabat dari Dinas Perikanan Bangka.

"Narasumber Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, yaitu Bapak Ir Ahmad Sapran MM," katanya.

Selain masyarakat nelayan dan masyarakat penambang, acara dihadiri oleh Kepala Desa Lumut, beserta perangkat desa, FKPM dan Bhabinkantibmas desa setempat.

Jumlah peserta yang hadir sekitar 80 orang, berasal dari beberapa dusun dan RT.

Hasil yang dicapai adalah agar terciptanya koordinasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, khususnya para penambang dan nelayan yang ada di desa itu.

"Ini kita lakukan sekaligus untuk mempererat silaturahmi dan memberi rasa aman dan tenang serta meningkatkan citra Polri di tengah masyarakat. Diharapkan situasi aman, tertib dan terkendali," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help