Sang Mantan Minta 'Dilayani', Kalau Tidak Pacar Barunya Bakal Mampus

etiap kali saya pulang kerja, dia akan mengirim SMS kepada saya, dia mengancam akan membunuh saya dan pacar saya

Sang Mantan Minta 'Dilayani', Kalau Tidak Pacar Barunya Bakal Mampus
Cewek Seksi 

Rencana reka ulang adegan pembunuhan yang sebelumnya telah dijadwalkan itu, terpaksa ditunda hingga seluruh berkas pemeriksaan kasus pembunuhan ini rampung.

"Rekontruksi ditunda sekitar satu pekan kedepan," tutur Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono kepada Surya, Jumat (12/1/2018).

Informasinya, terkait mekanisme rekonstruksi akan melibatkan sejumlah saksi di antaranya warga setempat di lokasi penemuan jenazah Masjid Pagu, pemilik toko yang menjual spidol dan kertas dan lainnya.

Rencananya, reka ulang akan di gelar di halaman Polres Kediri sebagai tempat pengganti lokasi bertemunya tersangka dengan Nurul yang sebenarnya di Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Perempuan bercadar yang ditemukan tewas tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kediri, Kamis (4/1/2017) sore.
Perempuan bercadar yang ditemukan tewas tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kediri, Kamis (4/1/2017) sore. (Surya/Mohammad Romadoni)

Setelah itu, dilanjutkan ke tempat kejadian perkara (TKP) yaitu penemuan jenazah korban di Masjid Anas Bin Fadolah, Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Polisi merekonstruksi pembunuhan ini secara detail setiap adegan yang diperagakan oleh tersangka saat membunuh korbannya.

Pada intinya, hasil rekonstruksi akan digunakan sebagai acuan untuk mengetahui 
adanya unsur pembunuhan berencana atau tidak.

"Kami masih mempersiapkan saksi dan mekanisme reka ulang kasus pembunuhan ini," ucap Hanif.

Seperti yang diketahui, drama sandiwara kisah hubungan asmara antara Makrus (39) bersama Nurul Khotimah dimulai sejak 2013.

Sebenarnya, pihak keluarga korban telah mengetahui jalinan asmara itu.

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help