Home »

Lokal

» Bangka

Tidak Nafkahi Istrinya, Oknum ASN Pemkab Bangka Dipanggil BKPSDM

Dilaporkan istrinya lantaran tidak memberi nafkah untuk keluarga. Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dipangil oleh BKPSDM Pemkab Bangka

Tidak Nafkahi Istrinya, Oknum ASN Pemkab Bangka Dipanggil BKPSDM
bangkapos,com/nurhayati
Surtam A Amin 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dilaporkan istrinya lantaran tidak memberi nafkah untuk keluarga. Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dipangil oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kabupaten Bangka.

Pemanggilan oknum ASN tersebut, untuk mengklarifikasi sejauh mana kebenaran dari laporan istri yang bersangkutan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bangka, Surtam A Amin membenarkan pihaknya saat ini sedang melakukan klarifikasi mengenai laporan salah satu istri dari  ASN di Pemkab Bangka. 

"Kita sudah memanggil tetapi versi lakinya lain, istrinya juga. Awal ini kita panggil terlapor dulu. nanti keduanya kita pertemukan. Katanya sih masih suami istri karena belum ada surat cerai. Hanya saja keduanya sudah beda rumah, bukan lagi pisah ranjang," ungkap Surtam seraya masih merahasiakan siapa nama oknum ASN yang dilapor tersebut.

Menurut Surtam masalah laporan ini, kurang etis kalau dipublikasi, karena menyangkut persoalan rumah tangga, dan merupakan rahasia pegawai.

" Kalau dari kami tidak boleh menyebut nama maupun instansi tempatnya bekerja. ini juga maslah rumah tangga bukan kepegawaian. Berbeda kalau pihak istri menggugat cerai suaminya baru ada aspek kepegawaiannya. Nanti pegadilan agama yang menentukan terkait harta gono gini, berapa persen buat istri berapa persen buat anak maupun suaminya," ucapnya.

Saat ditanyakan apakah PNS tersebut, bisa terancam dipecat karena tidak menafkahi istrinya, ditegaskan Surtam tidak ada pemecatan karena bahwa itu bukan pelanggaran kepegawaian.

Namun jika suami menikah lagi menurutnya bisa diberhentikan sebagai PNS jika istrinya melapor dan terbukti.

"Menurut informasi suaminya ini tidak pernah memberi uang kepada istrinya. Itukan masalah manajemen rumah tangga itu kan relatif," kata Surtam.

Menurutnya bisa saja suami tidak memberikan gaji langsung kepada istrinya tetapi memenuhi semua kebutuhan keluarga.

Untuk itu, pihaknya akan memanggil istri ASN tersebut, setelah ada klarifikasi kedua pihak baru dimediasi kedua suami istri tersebut.(*) 

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help