Video

Video : Kajari Babar ikuti simulasi P3K

Kejari Bangka Barat bekerjasama dengan RSUD Sejiran Setason menggelar "In House Training" Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejaksaan Negeri Bangka Barat bekerjasama dengan RSUD Sejiran Setason menggelar " In House Training " Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Training sekaligus simulasi P3K tersebut, berlangsung dihalaman kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Jumat (11/1/2018). Puluhan staf dan pegawai kejaksaan terlihat antusias mengikuti simulasi P3K tersebut.

Simulasi dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat Neva Sari Susanti, Kasi Pidsus Agung, Plt Direktur RSUD Sejiran Setason Yudi Widiansyah, staf dan pegawai kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

Narasumber dalam simulasi P3K ini yaitu Dr. Ari Widyanti, mengatakan kegiatan ini dimaksudkan kepada para staf dan pegawai kejari Bangka Barat, agar bisa memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Selain kecelakaan mereka juga diberi pemahaman tentang resusitasi jantung dan patu bila menemukan pasien kecelakaan dipinggir jalan.

" Hari ini kami melakukan simulasi kecelakaan, resusitasi jantung paru atau CPR untuk membantu apabila menemukan pasien kecelakaan di pinggir jalan, maka mereka bisa membantu dan memberikan pertolongan pertama. Jadi di harapkan dengan ada pelatihan ini mereka bisa menolong siapapun yang terjadi kecelakaan." Ujar Ari, usai simulasi (12/1/2018)

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat Neva Sari Susanti mengatakan " In House Training " Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) sangatlan penting.

Terlebih menurut Neva, kegiatan dan simulasi P3K ini sangat penting. Terlebih mobilisasi staf dan pegawainnya cukup jauh saat menjali tugas.

Selian itu menurut Neva, simulasi ini juga berkaitan dengan tugas Tindak Pidana Umum (Pidum) dan Pidana Khusus (Pidsus), dan sangat erat kaitannya terhadap tahanan dan tersangka.

" Ini sangat penting ya. Mengingat kondisi kami yang harus bersidang jauh di Sungailiat yang tentunya membutuhkan waktu yang sangat lama. mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau sebagainya jadi bisa langsung kita antisipasi dan tangani," ujar Neva.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help