Bupati Cantik Asal Sulawesi Ini Dinonaktifkan Usai Hadiri Undangan Donald Trump

Sri Wahyumi Manalip, Bupati Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara dinonaktifkan sebagai Bupati.

Bupati Cantik Asal Sulawesi Ini Dinonaktifkan Usai Hadiri Undangan Donald Trump
Istimewa
Sri Wahyumi Maria Manalip, Bupati Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara 

Soal kepergiannya ke Amerika, netizen juga sempat membincangkannya. Media sosial heboh dan menimbulkan beragam komentar.

Salah satunya adalah Jolly Horonis, seorang pegiat sosial budaya dan kemaritiman dari Manado. Ia merespon sejumlah pertanyaan publik mengenai apa kira-kira maksud Presiden AS Donald Trump mengundang Bupati Talau, yang letaknya di kepulauan terluar di Indonesia.

Saat itu Donald Trump juga mengundang Bupati Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di provinsi Sulawesi Utara.

"Jika bisnis, kira-kira bisnis apa yang akan dibangun Trump di Talaud? Jika soal kepentingan luar negeri, bukankah otonomi daerah tidak memberi kewenangan daerah untuk urusan politik manca Negara?" tulisnya dalam Facebook.

Berikut posting lengkapnya:

Membaca link berita yang diposting teman di lini masa facebook tentang undangan presiden AS, Donald Trump kepada bupati kepulauan Talaud untuk hadir ke gedung putih sontak membuat beberapa teman ikut ambil bagian dalam berkomentar; http://lidik.net/presiden-amerika-donald-trump-undang-bupat….

Saya juga ikut ambil bagian berkomentar. Apa pasal yang menyebabkan beberapa teman itu tertarik mengomentari? Postingan teman itu diberi keterangan pembandingan bupati Talaud dan bupati kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Kedua kabupaten ini adalah hasil pemekaran dari kabupaten induk Sangihe Talaud. Talaud lebih ke utara, sedangkan Sitaro lebih ke selatan dan memiliki jarak yang lebih dekat dengan kota Manado.

Talaud hebat Sitaro terpuruk. Itulah judul postingan link berita undangan trump kepada bupati talaud itu, oleh teman saya.Pembandingan yang dimaksud oleh teman saya ini semata karena pengaruh Negara adidaya itu yang tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan langsung memberi undangan kepada bupati kabupaten paling utara Indonesia ini. Atau bisa saja teman saya ini punya maksud lain. Saya tidak bisa sembarang menebak.

Terlepas soal membandingakan dua bupati kabupaten di utara Indonesia ini, saya justru tertarik soal apa kepentingan trump di utara Indonesia saat ini. Jika bisnis, kira-kira bisnis apa yang akan dibangun Trump di Talaud? Jika soal kepentingan luar negeri, bukankah otonomi daerah tidak memberi kewenangan daerah untuk urusan politik manca Negara?

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help