Keluarga Pasien Keluhkan Ada Stock Obat yang Kosong di RSUD, Ini Jawaban Tarmizi

Pelayanan di RSUD Sungailiat khususnya soal persedian obat-obatan kembali jadi sorotan.

Keluarga Pasien Keluhkan Ada Stock Obat yang Kosong di RSUD, Ini Jawaban Tarmizi
Bangka Pos
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika memberikan penghargaan kepada puskesmas yang berprestasi, Senin (15/1/2018) saat peresmian gedung baru RSUD Sjafrie Rachman di Puding Besar. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pelayanan di RSUD Sungailiat khususnya soal persedian obat-obatan kembali jadi sorotan. Salah satu keluhan datang dari warga sungailiat Susan yang mengeluh ketersedian obat untuk sakit vertigo sudah habis.

Diceritakan Susan, keluhan itu bermula ketika dirinya membawa keluarga berobat ke RSUD Sungailiat dan diperiksa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena sakit vertigo. Namun saat mau membeli obat di Apotik, ternyata stok obat untuk sakit Vertigo sudah habis.  

"Cemane RSUD ni. Stok obat yang diminta kosong jadi harus membeli ke apotik. Cemane men orang la nek butuh cepat," keluhnya kepada bangkapos.com, Senin (15/1/2018)

Beruntung keluarga mereka, secepatnya mencari obat  ke apotik terdekat dan persediaan obat ada sehingga bisa segera ditindaklanjuti untuk perawatan keluarganya.

Bupati Bangka, Tarmizi Saat ketika dikonfirmasi soal keluhan tersebut, mengaku berterimakasih. Persoalan ini, diakuinya akan segera ditindaklanjuti dan menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya.

Dirinya sendiri akan segera mengelar rapat dengan manajemen dan direktur RSUD, soal apa saja kendala maupun kekurangan agar segera dibenahi.

" Terimakasih masukannya, masalah ketersedian obat saya rasa memang penting. begitu juga yang BPJS tidak di kita saja, tetapi juga secara nasional banyak yang nombok. Pelayanan sudah tersistem.pelayanan publik rumah sakit, pukesmas, seribu yang sudah bagus, satu tidak maka yang satuitulah yang muncul. Makanya para dokter perlu ditambah ilmu sabarnya perawat juga sama karena melayani orang hidup namanya," ujar Tarmizi 

Untuk ketersediaan obat ini, guna memudahkan masyarakat, lanjut Tarmizi  Pemkab Bangka sekarang sudah bekerjasama dengan pihak swasta untuk menyediakan apotik 24 jam di Ruang Terbuka Hijau Taman Kota Sungailiat di eks Terminal Sungailiat.

Disisi lain Tarmizi berharap agar rumah sakit juga yang memberikan pelayanan kesehatan agar mengutamakan kebersihan. Menurutnya di rumah sakit-rumah sakit swasta selalu bersih.

"Orang yang demam lihat rumah sakit bersih, dokter sudah senyum dak berobat dia pulang sudah sehat. Jangan datang ke rumah sakit, sakit demam pulang dari sana sakit jantung. Masuk ke WC licin bisa stroke," ungkap Tarmizi.

Untuk itu dikatakan pembenahan pelayanan di rumah sakit ini terus ditingkatkan secara bertahap dan dilakukan terus menerus guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved