Andrianto Kasih Uang Rp 600 Ribu Lalu Setubuhi Istri Sirinya,Selanjutnya Kalap Lakukan Ini

Kasus pembunuhan istri siri di Belitung Timur akhirnya terang benderang. Andre tega membunuh Riska

Andrianto Kasih Uang Rp 600 Ribu Lalu Setubuhi Istri Sirinya,Selanjutnya Kalap Lakukan Ini
Ilustrasi(iStockphoto) 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Kasus pembunuhan istri siri di Belitung Timur akhirnya terang benderang. Andre tega membunuh Riska karena tak diizinkan bertemu anaknya. Namun sebelum dibunuh, ternyata keduanya sempat berhubungan intim.

Sejumlah hal terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang berawal dari penemuan mayat di dekat kulong, Dusun Seberang, Desa Selinsing, Gantung, Belitung Timur, Selasa (16/1/2018).

Dalam adegan tersebut, terungkap sebelum menghabisi nyawa istri sirinya tersangka Andrianto (28) sempat memberi uang kepada korban Riska (27) sebesar Rp 600 ribu. 

Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Ferey Hidayat mengatakan, korban pada awalnya diiming-imingi uang oleh tersangka ‎guna bertemu.

Hubungan kedua suami istri siri ini memang sedang renggang hingga keduanya pisah ranjang. 

"Berdasarkan keterangan saksi, keduanya juga sempat berhubungan badan sebelum kejadian pembunuhan," kata Ferey kepada wartawan di lokasi rekonstruksi.

Caption: Tersangka Ad alias An saat memeregakan adegan bergulat dengan Rs, istrinya pada kasus pembunuhan yang berawal dari penemuan mayat tanpa busana terkubur di dekat kulong, Dusun Seberang, Desa Selinsing, Gantung, akhir tahun lalu. Rekomstruksi ini berlangsung pada Selasa (16/1/2018) dan disaksikan ratusan warga di sekitar lokasi penemuan mayat.
Caption: Tersangka Ad alias An saat memeregakan adegan bergulat dengan Rs, istrinya pada kasus pembunuhan yang berawal dari penemuan mayat tanpa busana terkubur di dekat kulong, Dusun Seberang, Desa Selinsing, Gantung, akhir tahun lalu. Rekomstruksi ini berlangsung pada Selasa (16/1/2018) dan disaksikan ratusan warga di sekitar lokasi penemuan mayat. (Bangka Pos / DEDY QURNIAWAN)

Ferey mengatakan, pembunuhan ini bermotif sakit hati ‎yang juga dipicu oleh persoalan anak.

"Di mana saat tersangka mau bertemu anak tersangka, tapi tidak diizinkan oleh korban," kata Ferey.

An alias Ad dijerat dengan pasal 340 subsider 338 KUHPidana dengan ancaman penjara seumur hidup.

Polisi Resort Belitung Timur (Beltim) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang berawal dari penemuan mayat wanita yang terkubur tanpa busana di dekat kulong (danau), Dusun Seberang, Desa Selinsing, Gantung, Beltim akhir tahun lalu, Selasa (16/1/2018).

Pada rekonstruksi tersebut, Andrianto, tersangka pembunuh Riska, istri sirinya sendiri dalam kasus ini memeregakan delapan adegan.

Sebelumnya diberitakan, pengujung 2017 lalu, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan, Minggu (31/12) sore.

Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan terkubur di dalam gundukan tanah dan lubang galian dengan kedalaman tak sampai satu meter.

Belakangan identitasnya diketahui adalah Riska, wanita dengan alamat Kampung Wara Tiwu, Jawa Barat dan dinyatakan sebagai istri siri dari Andrianto, warga Dusun Seberang,

Desa Selinsing yang kemudian diringkus polisi di Desa Batu Itam, Kecamatan Simpangpesak beberapa jam setelah mayat ditemukan. Andrianto alias Ad dinyatakan sebagai tersangka pelaku terkait dugaan kasus pembunuhan.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help