Video

Video : Resah Aktivitas Tambang Rambah DAS dan Mangrove Nelayan Lapor ke Polda Babel

Sepuluh orang perwakilan nelayan asal Desa Rambat dan Air Nyato Kecamatan Simpang Teritip,mendatangi Kantor Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sepuluh orang perwakilan nelayan asal Desa Rambat dan Air Nyato Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat mendatangi Kantor Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kedatangan mereka melaporkan kepada pihak kepolisian agar menindaklanjuti  aktivitas tambang Inkonvensional (TI) yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Mangrove di daerah mereka yang sudah meresahkan para nelayan.

"Jadi kami datang ke sini (Polda kep Babel--red) memohon kepada pihak aparat kepolisian ini untuk menindaklanjuti TI yang ada di perairan Desa Rambat dan sangat meresahkan masyarakat khususnya kami sebagai masyarakat nelayan," kata seorang perwakilan nelayan asal Desa Rambat, Baba (48) saat ditemui di gedung Ditreskrimsus Polda kep Babel, Rabu (17/1/2018).

Menurutnya keresahan sebagian besar nelayan di desa setempat karena aktivitas penambangan pasir timah atau TI apung  sudah merambah kawasan daerah aliran sungai (DAS) termasuk kawasan hutan bakau (mangrove).

"Pekerjaan mereka kami tidak mempermasalahkan atau pun melarang. Tetapi karena kami sudah terkena dampak dari aktivitas itu maka kami datang ke sini (Polda kep Babel--red). Karena aparat kepolisian yang lebih berhak menangani hal itu," terangnya.

Alasan lainnya, mereka khawatir aktivitas ratusan ponton TI Apung dapat menimbulkan konflik di kalangan masyarakat desa setempat.

"Jadi kami mohon agar ditertibkan karena untuk menjaga dari hal-hal yang tidak kita inginkan seperti seperti bentrok sesama warga. Nah ini yang sangat kami khawatirkan," tegas Baba.

Kabid Humas Polda Kep Babel, AKBP A Munim Saat dikonfirmasi soal adanya laporan tersebut, menyarankan persoalan itu, juga dilaporkan ke DItpolair Polda Babel.

" Silahkan melapor ke Pihak Ditpolair Polda Babel," ujar A Munin.(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help