Advertorial

Ustadz Syafii Salim Nilai Udin Sosok Visioner dan Rendah Hati

Bersahaja, pintar dan santun.Hal itulah yang terus terlintas dalam diri Ustadz Syafii Salim menggambarkan sosok Prof.H.Saparudin,MT.PhD.

Ustadz Syafii Salim Nilai Udin Sosok Visioner dan Rendah Hati
istimewa
Ustadz Syafii Salim menggambarkan sosok Prof. H. Saparudin,MT.PhD

BANGKAPOS.COM--Pangkalpinang, Bersahaja, pintar dan santun. Hal itulah yang terus terlintas dalam diri Ustadz Syafii Salim menggambarkan sosok Prof. H. Saparudin,MT.PhD.

Tokoh agama di Pangkalpinang itu mengaku telah beberapa kali melakukan pertemuan bersama Guru Besar bidang Teknik Informatika itu. Dalam penilaiannya, sifat-sifat tersebut tidak pernah berubah dari Udin-sapaan akrab Saparudin, hal itu diakui oleh Syafii Salim, Kamis (18/1/2018) siang.

Dikatakan Syafii, pertemuan terakhir keduanya terjalin saat menghadiri suatu pertemuan di salah satu sanggar seni di Pangkalpinang pada 14 Januari lalu.

"Sejak bapak kenal beliau langsung hingga saat ini, secara singkat beliau sosok yang bersahaja, tawadhu, memelihara silaturrahim, visioner dan sangat realistis," ujar Syafii Salim.

Lebih jauh, kekagumannya terhadap Udin bukan tanpa alasan

. "Beliau baik dalam pembicaraan maupun penampilan. Setiap berbicara tidak melebihi bicara orang yang diajak bicara, tidak muluk-muluk, disesuaikan dengan siapa yang diajak bicara, sama sekali tidak mengira beliau sebagai seorang akademisi/profesor. Penampilannya dari pakaian yang sering dikenakan di berbagai kesempatan cukup sederhana," ungkapnya.

Ia juga merasa bangga atas perhatian Udin kepada para ulama di Pangkalpinang dengan terus menjalin silaturahmi.

"Tetap rendah hati meskipun seorang akademisi/profesor tetap hormat kepada orang lain, lebih-lebih kepada yang lebih tua, lebih-lebih kepada yang dinilai seorang ulama, ustadz, atau kiyai. Dalam hal ini tidak memandang status sosial," sebut Syafii.

Lebih jauh, dikatakan Syafii selama pertemuan bersama Udin juga tidak banyak yang dibicarakan mengenai rencana Udin dalam hal pembangunan di Pangkalpinang. Namun, ia sudah dapat memahami apa yang menjadi cita-cita Udin untuk membawa Pangkalpinang lebih baik.

"Dari pembicaraan terutama yang bapak dengar sendiri langsung dari beliau, tampak sikap realistisnya. Ibarat visi boleh setinggi langit, tapi tetap beliau ingat kaki masih menginjak tanah di bumi," bebernya.

Tidak hanya dalam waktu yang baru-baru ini, Syafii juga mengaku sangat mengenal Udin sejak lama, bahkan ia mengetahui jenjang pendidikan yang ditempuh Bakal Calon Walikota Pangkalpinang berpasangan dengan Edison Taher itu.

"Ini didasari pengalaman beliau dalam menempuh pendidikan tidak langsung memperoleh sarjana, master, atau doktor itu. Beliau mulai dari Diploma 1 (D1) Matematika Unsri yang kebetulan adik kelas/angkatan isteri saya sendiri. Waktu itu yang juga D1 Matematika Unsri, baru kemudian ke D3, S1, Master, dan Doktor itu," tutupnya. (ADVERTORIAL)

Penulis: zulkodri
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved