Home »

Lokal

» Bangka

Warga Banyuasin Tidak Tahu Harga Beras Gara-gara Ini

Sampai Desember sudah 4.800 hektar lebih baik sawah dan ladang dan diharapkan dapat panen setiap hari, baik untuk padi ladang maupun

Warga Banyuasin Tidak Tahu Harga Beras Gara-gara Ini
Bangkapos/Edwardi
panen raya padi sawah di Desa Banyuasin Kecamatan Riau Silip, Kamis (18/1) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman mengatakan penanaman  padi sawah di Desa Banyuasin ini merupakan musim tanam Oktober - Maret.

Untuk Kabupaten Bangka realisasi tanam tahun 2017 telah melebih target yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

"Sampai Desember sudah  4.800 hektar lebih baik sawah dan ladang dan diharapkan dapat panen setiap hari, baik untuk padi ladang maupun sawah," terang Kemas.

Bupati Bangka dan muspida melakukan panen raya padi sawah di areal persawahan Desa Banyuasin Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka, Kamis (18/1/2018).
Bupati Bangka dan muspida melakukan panen raya padi sawah di areal persawahan Desa Banyuasin Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka, Kamis (18/1/2018). (Bangkapos/Edwardi)

Dituturkan Kemas Arfani Rahman kembali, di desa Banyuasin yang panen ada 30 hektare dan lainnya sudah dipanen di Pangkalniur Lama.

 " Panen ini bisa dikatakan panen raya padi sawah dan mewakili Kabupaten Bangka dan hal ini dapat mengantisipasi kenaikan harga  beras, mengcounter apa yang dikhawatirkan masyarakat. Baca di koran, warga Banyuasin tidak tahu harga beras karena tidak pernah membeli beras lagi dan hal ini merupakan suatu keberhasilan kita di bidang pertanian," kata Kemas.

Sejauh ini proses cetak sawah di Kabupaten Bangka ada 19 desa yang memiliki potensi sawah seluas 2.930 hektare dan kenyataannya melebihi.

 "Diharapkan desa Saing, Banyuasin dan desa lainnya  juga sudah swasembada beras. Mewujudkan kedaulatan beras dengan mencetak sawah dan dapat mengaspirasi, dan memotivasi masyarakat dengan kata Nek, Kawa, Pacak," ungkap Kemas.

Ke depan juga Kemas mengharapkan petani di Kabupaten Bangka dalam setahun dapat dua kali tanam dengan IP 200, dan lebih dengan menyelipkan tanaman palawija pada musim-musim tertentu.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help