Miris, Siswi SMP di Pangkalpinang Jadi Korban Bullying Dipaksa Cium Kaki Temannya

Aksi Perundungan atau biasa juga dikenal dengan sebutan Bully ternyata juga terjadi di Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Miris, Siswi SMP di Pangkalpinang Jadi Korban Bullying Dipaksa Cium Kaki Temannya
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Ibu korban perundungan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA –Aksi Perundungan atau biasa juga dikenal dengan sebutan Bully ternyata juga terjadi di Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kali ini, yang menjadi korban QR seorang siswi SMP negeri 3 Pangkalpinang yang menjadi aksi perundungan oleh teman-temanya.

Hal itu terungkap beberapa hari kemudian setelah seorang guru menerima laporan video dari saksi mata. Korban tidak berani mengadu kepada guru maupun orang tua karena merasa tertekan.

Kejadian itu dipicu oleh kesalahpahaman antara korban dan pelaku melalui media sosial instagram. Lalu, pelaku (DM) bersama teman-temannya mendatangi kelas korban saat guru-guru melakukan rapat di jam istirahat pada Sabtu lalu.

Lepas dari pengawasan guru, korban mengalami tindakan tidak mengenakan dan dipaksa sujud mencium kaki pelaku.

Ibu korban, Cholalina mengungkapkan kesedihan saat pertama kali melihat video yang menggambarkan kejadian yang menimpa putrinya.

Video tersebut, diperlihatkan oleh seorang guru yang menangani permasalahan itu. Sebab, buah hatinya tidak pernah menceritakan peristiwa tersebut kepada pihak keluarga.

“Sebagai seorang Ibu melihat itu tentu sedih, tetapi mau gimana lagi. Kami tidak bisa menuntut pelaku lebih dari ini karena masih anak-anak. Selain itu, pihak keluarganya juga telah beritikad baik datang ke rumah untuk minta maaf,” jelas Chalolina

Ia juga sempat mengaku khawatir jika sang putri tidak bisa bersekolah dengan nyaman dan aman lagi setelah kasus perundungan tersebut.

Ia memohon kepada dewan guru agar tidak bertindak intervensi kepada pihak manapun pasca peristiwa ini. Ia mengaku ikhlas dan berharap permasalahan itu tidak menimpa siswa lainnya.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved