Sarjulianto Siap Berkompetensi Secara Sehat Dalam Pilkada Pangkalpinang

Dukungan pasangan dari jalur perseorangan pasangan Rinaldi-Sarjulianto ternyata cukup besar.

Sarjulianto Siap Berkompetensi Secara Sehat Dalam Pilkada Pangkalpinang
Bangka Pos / Hendra
Pemeriksaan dokumen dukungan perbaikan pasangan Rinaldi-Sarjulianto di KPU Pangkalpinang, Jumat (19/1/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dukungan pasangan dari jalur perseorangan pasangan Rinaldi-Sarjulianto ternyata cukup besar. Padahal syarat minimal dukungan, pasangan ini cukup membawa 13.704 KTP saja.

Awal pendaftaran pasangan dengan jargon Rindu ini membawa dukungan sebanyak 14.074 KTP. Hasil pemeriksaan administrasi yang memenuhi persyaratan hanya 13.960 KTP.

Setelah dilakukan proses pemeriksan faktual, ternyata yang memenuhi syarat hanya 8.908. Pasangan ini diminta memperbaiki kekurangan 4.800 dikalikan dua yakni 9.600 dukungan.

“Yang kita sampaikan hari ini 13.528 KTP. Jadi sudah melebihi syarat minimal yang ditetapkan oleh KPU Pangkalpinang. Kalau yang diverifikasi faktual hanya 4.800. Kita ikuti aturannya, diminta menyerahkan dua kali lipat, tapi yang kita serahkan ini sudah melebihi,” kata Sarjulianto, Jumat (19/1/2018).

Untuk persiapan verifikasi faktual, Sarju mengatakan mereka pun sudah menyiapkannya. Dari surat yang disampaikan oleh KPU, proses verifikasi faktual menggunakan metode kolektif.

“KPU sudah menyampaikan ke kita, nanti tidak door to door lagi. Pakai metode kolektif, jadi nanti kita kumpulkan di masing-masing kelurahan. Kita siap melakukannya sesuai dengan yang diminta KPU,” kata Sarjulianto.

Ditanya dukungannya yang cukup besar dan bisa mengancam peluang calon dari jalur parpol, Sarju mengatakan bahwa dia tak menilai tak masalah asal berkompetisi secara sehat.

"Kami akan ikuti aturannya. Beginilah besarnya dukungan masyarakat ke kami. Dan kami ucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat ini. Yang penting berkompetisi secara sehat dan ikuti aturannya," ujar Sarjulianto.

Proses verifikasi faktual sangat sempit. Setelah melakukan pemeriksaan administrasi dukungan, KPU mulai melakukan verifikasi faktual tanggal 30 Januari sampai 5 Februari atau hanya seminggu.(*)

Penulis: Hendra
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved