Wawako Lantik Juniar Nantjik Menjadi Direktur PDAM Tirta Pinang Pangkalpinang

Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sophian melantik ‎direktur utama perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Pangkalpinang Juniar Nantjik

Wawako Lantik Juniar Nantjik Menjadi Direktur PDAM Tirta Pinang Pangkalpinang
Bangka Pos / Dhina Sakti
Pelantikan Direktur Umum PDAM Kota Pangkalpinang Juniar Nantjik 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sophian melantik ‎direktur utama perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Pangkalpinang Juniar Nantjik untuk periode jabatan 2018-2020, Jumat (19/1) di Kantor Walikota.

Sebelumnya Juniar Nantjik pernah menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) PDAM.

Pemilihan ketua jabatan PDAM dilakukan melalui seleksi terbuka pemerintah Kota Pangkalpinang, Juniar Nantjik terpilih dari dua kandidat lainnya yang mengajukan diri.

Pemerintah Kota Pangkalpinang sebagai pemilik modal, dewan pengawas dan direksi PDAM melalui Wakil Walikota (Wawako) Pangkalpinang, M.Sophian mengingatkan tugas Dirut PDAM menyusun perencanaan, koodinasi dan pengawasan kegiatan operasional PDAM sebagai perusahaan daerah yang melayani pemenuhan dasar terhadap air bersih.

M.Sopian menilai terpilihnya Juniar Nantjik sebagai Dirut PDAM Kota Pangkalpinang bukan tanpa alasan.

Pasalnya sejak enam bulan menjabat sebagai pelaksana tugas (PLT), kepemimpinan Juniar cenderung mengarah positif.

"Saya melihat kinerjanya, sebelumnya PDAM kesulitan dalam keuangannya seperti kesulitan membayar rekening listrik tapi sekarang tak ada keterlambatan. Saya atas nama daerah juga tidak mau di PDAM itu ada "gap-gap-an" harus ada pembenahan ke dalam sehingga tidak mengganggu kinerja," ujar M.Sopian usai pelantikan kepada Bangka Pos.

Wakil Walikota Pangkalpinang ini pun berharap agar PDAM fokus pada penyelesaian masalah pipa bocor yang menjadi penyebab kerugian PDAM Kota Pangkalpinang. Sebagai badan usaha milik daerah, PDAM Kota Pangkalpinang dikatakan. M.Sopian belum memberikan pendapatan asli daerah (PAD) yang ideal.

"Sampai saat ini PDAM menghidupkan diri sendiri belum bisa, saya harap bukan kelompok yang menghabiskan anggaran daerah namun bisa memberikan kontribusinya ke daerah,"tutup M.Sopian.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved