Kosada Babel Kunjungi Rumah Baca Vespa Pustaka Basel

Kami sangat berterima kasih sudah ingin singgah di rumah baca kami yang terbilang sederhana, namun memiliki beribu

Kosada Babel Kunjungi Rumah Baca Vespa Pustaka Basel
Ist
Kosada Babel saat melakukan kunjungan ke Sekretariat dan Rumah Baca Vespa Pustaka Basel, Sabtu (20/1) malam. di Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali. 

Laporan Wartawan Bangkapos, Herru W

BANGKAPOS. COM, BANGKA -- Pegiat literasi memiliki begitu banyak implementasi dalam gerakan yang dilakukan, seperti komunitas literasi Vespa Pustaka di Bangka Selatan (Basel) yang sudah membentuk sebuah rumah baca.

Untuk itu, Komunitas Aksara Muda Bangka Belitung (Kosada Babel) melakukan kunjungan ke rumah baca tersebut, Sabtu (20/1) malam.

Agam Primadi selaku Ketua Vespa Pustaka sangat berterima kasih atas kunjungan Kosada Babel.

Ia berharap Kosada Basel bisa berkunjung kembali untuk bertukar pikiran dalam bentuk bedah buku, karya yang sudah dibukukan oleh Kosada Babel.

"Kami sangat berterima kasih sudah ingin singgah di rumah baca kami yang terbilang sederhana, namun memiliki beribu makna," ujarnya.

Agam menceritakan, tempat ini, sudah lama berdiri dari tahun 2013 hingga sekarang.

"Dulunya Vespa Pustaka belum memiliki rumah baca, kami pernah menggagas perpustakan jalanan yang kami laksanakan setiap hari minggu di pinggir jalan trotoar," ungkapnya.

Aksi itu, lanjut Agam ternyata mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat dan akhirnya mereka termotivasi membuat rumah baca agar dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan di Basel.

"Kami harap Kosada Babel berkunjung kembali, kita adakan bedah buku, berbagi cerita dan temu bersama atau silaturahmi antar pegiat literasi di Bangka Belitung," harapnya.

Sementara Muhammad Tahir selaku Ketua Umum Kosada Babel bangga dan kagum serta termotivasi untuk membentuk rumah baca nantinya untuk Kosada Babel.

"Sungguh sangat luar biasa pemuda Basel yang gemar dengan literasi membetuk sebuah gerakan Vespa Pustaka yang dinaungi oleh anak-anak vespa dan kelompok pemuda penggemar motor legendaris ini," kata Tahur.

Menurut Tahir, Vespa Pustaka memiliki pemikiran yang sangat revolusioner sehingga mampu merubah stigma dalam masyarakat bahwa mereka juga peduli akan pendidikan anak dengan membuat rumah baca.

"Nanti kita akan berkunjung kembali dan akan membicarakan pembuatan buku bersama agar terjalin silahturrahmi dengan baik lagi," tambahnya. (*)

Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help