Kisah Sedih Buaya Bangka, Makan Kerupuk, Tali hingga Tutup Botol Plastik. Habitatnya Rusak!

Kemunculan buaya di sejumlah sungai di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) semakin sering

Kisah Sedih Buaya Bangka, Makan Kerupuk, Tali hingga Tutup Botol Plastik. Habitatnya Rusak!
Kolase -- Facebook/erwindjali/dok-bangkapos

BANGKAPOS.COM -- Kemunculan buaya di sejumlah sungai di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) semakin sering. Beragam kisah tentang buaya pun di sungai-sungai di Bangka terkuak, mulai dari buaya yang menyerang manusia, mati tanpa diketahui penyebab hingga buaya yang doyan makan kerupuk.

Jika beberapa waktu lalu kita menyaksikan sebuah video yang viral bagaimana seorang perempuan di Kalimantan mencuci piring, sementara buaya berada di bawahnya terlihat tidak mengganggu perempuan itu.

Lain pula di Bangka, di Sungai Mancung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, masyarakat dihebohkan dengan adanya buaya makan kerupuk dan bergoyang-goyang di air ketika mendengar musik dambus.

Dari sekian kisah menarik tentang keunikan tingkah buaya, ada kisah menyedihkan dari kondisi buaya di Sungai Bangka Kota Kecamatan Simpang Rimba Bangka Selatan.

Buaya yang ditangkap oleh warga baru-baru ini, ditemukan dalam kondisi menyedihkan. Buaya tersebut memakan bahan-bahan yang tak bisa dicerna seperti plastik, tali dan botol plastik.

Ia alah akun Erwin Djali yang mengungkapkan hal itu di facebook. Ia memposting kondisi buaya yang ditangkap oleh warga memakan benda-benda tersebut.

"Selamat Pagi...
Mohon Izin...nek kampanye pagi-pagi nie..,untuk Bapak-2,Ibu-2,Datuk-2,Datin-2,terutama buat yang Terhormat seluruh Petinggi-2 negeri serumpun sebalai...,BAHWA " Buaye-Buaye " di Pulau BANGKA terancam Habitatnya..,Karena Habitat e lah RUSAK, sehingga Buaye e pun Makan e SAMPAH seperti Plastik,Tutup Botol,Tali dll,..ngapa buaye maken e Sampah...karena makanan e dak de agik,udang dak de agik,kerak dak de agik,ikan dak de agik,aek e keroh....ini semua akibat ulah manusia...karena Aktivitas Tambang dan lain-lainnya...,kasian kek buaye-buaye muara nie...bisa punah..mohon untuk petinggi Negeri di Serumpun Sebalai bisa memikirkan dan membuat kebijakkan untuk Perlindungan Buaye-Buaye nie...sebelum dan sesudah e ku ucapkan mohon maaf dan makase," tulisnya.

Ia mengungkapkan kondisi lingkungan atau habitat buaya di sungai-sungai yang ada di Bangka mulai terancam.

Menurutnya aktivitas tambang membuat habitat buaya rusak dan makanan-makanan buaya menghilang. 

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help