Menilik Kekayaan Balon 'Berdikari', Dari Pertamina Hingga Dosen

Wahyudi, LO (Penghubung) Pasangan Berdikari (Daniel-Fadilah Sobri) mengatakan LHKPN "berdikari" sudah dilaporkan

Menilik Kekayaan Balon 'Berdikari', Dari Pertamina Hingga Dosen
Bangka Pos / Edwardi
Posko Pasangan Berdikari 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Wahyudi, LO (Penghubung)  Pasangan Berdikari mengatakan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) pasangan Berdikari (Bersama Daniel kek Fadillah Sabri), calon bupati dan wakil bupati Bangka sudah dilaporkan dan terverifikasi pihak KPK.

“Untuk cabup pak Daniel LHKPN-nya sudah dari tahun 2014 secara rutin dilaporkan beliau ke KPK sebagai pejabat negara yakni Direktur LPDB. Sedangkan untuk cawabup Fadillah Sabri juga tidak ada masalah, beliau sebelumnya sebagai dosen UBB sudah terbiasa melaporkan LHKPNnya,” kata Wahyudi ditemui Bangkapos.com di Posko Pasangan Berdikari Sungailiat, Rabu (24/1/2018).

Ditegaskannya jadi sampai saat ini untuk LHKPN Pasangan Berdikari sudah tidak ada masalah lagi dan lancar, dimana sudah ada bukti penerimaan berkas dari KPK dan tanda bukti verifikasinya juga sudah ada.

“Hasil laporan kekayaan pak Daniel berasal dari pengabdiaannya bekerja selama 25 tahun di Pertamina dan 8 tahun bekerja di LPDB Kementerian Koperasi dan UKM,” jelasnya.

Ditambahkannya, sedangkan Ustad Fadillah Sabri sebagaimana banyak ketahui masyarakat, beliau sebagai seorang ulama dan dosen UBB yang menjadi sumber kekayaannya.

“Sebelumnya ada perbaikan masalah LHKPN itu terjadi karena masalah proses saja, bukan karena masalah kesalahan data atau apa. Karena proses kepengurusan LHKPN saat ini agak ribet, jadi sewaktu diumumkan proses penyusunan LHKPN nya itu memang belum selesai, sehingga harus diperbaiki lagi untuk segera diselesaikan,” imbuhnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved