Ketua DPRD Akui Dulu Pernah Dapat PAD dari Pengiriman Ikan, Kini Tidak, Ini yang akan Mereka Lakukan

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Akui Belitung tidak lagi dapat PAD dari pengiriman ikan baik luar daerah maupun ekspor.

Ketua DPRD Akui Dulu Pernah Dapat PAD dari Pengiriman Ikan, Kini Tidak, Ini yang akan Mereka Lakukan
Bangka Pos / Disa Aryandi
Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG --  Soal Kabupaten Belitung tidak mendapat PAD dari pengiriman ikan ke luar daerah maupun ekspor ke manca negara diakui oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani.

Bahkan dirinya mengatakan keluhan soal ini, sudah lama didengarkannya. Padahal sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pernah mendapatkan PAD dari mengeluarkan Surat Keterangan Pengiriman Ikan (SKPI).

Besarannya sekitar Rp 600 juta pertahun. Namun Surat keputusan dari Kementerian tentang retribusi itu, kini telah dicabut.

Sehingga untuk mendapatkan timbal balik tersebut, eksekutif bersama legislatif harus kembali berkonsultasi ke Kementerian.

"Memang ini harus segera di konsultasikan, Dinas Perikanan dan DPRD harus mempertanyakan pergantian dari PAD itu apa. Sampai sekarang tidak ada realisasinya," kata Taufik kepada posbelitung.com, Kamis (25/1/2018).

Taufik tidak memungkiri, daerah pada pengiriman ikan tersebut, tidak mendapat timbal balik. Sehingga ia sepakat, akan mendorong ini bersama pemerintah daerah.

"Ya kami berharap dinas kelautan mengambil langkah yang kongkrit terkait perihal tersebut. Silahkan berkoordinasi dengan dengan komisi II, dan sampaikan ke kementerian bahwa kita tidak mendapat apa-apa terkait itu. Itu salah satu langkah yang diambil," ujarnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help