Cris Tersangka Penipuan Ditangkap di Hotel Oasis

Jajaran Reskrim Polres Bangka Selatan berhasil mengungkapkan kasus penggelapan dan penipuan yang diduga dilakukan oleh Christofel

Cris Tersangka Penipuan Ditangkap di Hotel Oasis
IST/Reskrim Basel
Jajaran Reskrim Polres Bangka Selatan berhasil mengungkapkan kasus penggelapan dan penipuan yang diduga dilakukan oleh Christofel Meiky Kambey (32) warga jalan Gunung Rahayu gang, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, pada Kamis (25/1/2018) pukul 23.50 WIB, di Hotel Puri Oasis Jalan A Yani Dalam, Kota Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Jajaran Reskrim Polres Bangka Selatan berhasil mengungkapkan kasus penggelapan dan penipuan yang diduga dilakukan oleh Christofel Meiky Kambey (32) warga jalan Gunung Rahayu, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, pada Kamis (25/1/2018) pukul 23.50 WIB, di Hotel Puri Oasis Jalan A Yani Dalam, Kota Pangkalpinang.

Anggota Buser Reskrim Basel yang dipimpin oleh KBO Reskrim beserta Kanit Pidum menangkap satu orang tersangka bernama Christofel Meiky Kambey. Ia telah menipu korban Amir (23) warga Desa Bencah dalam pembelian satu unit motor.

Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio menjelaskan tindak pidana penipuan berawal terjadi dari pada Jumat (15 /1/2015) lalu, bertempat di rumah pelapor Desa Bencah Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Basel.

Korban membeli satu unit sepeda motor melalui terlapor yang bekerja di showroom Honda Toboali dengan uang cash Rp 16.780.000, dan memberikan satu unit sepeda motor beserta STNK nya.

"Setelah empat bulan dari pembelian motor tersebut, datang seorang dari perusahan kredit, Oto kredit, ia menagih tagihan kredit motor yang sudah dibeli oleh pelapor dari terlapor. Saat itu korban merasa kaget dan dirugikan karena pada saat membeli motor tersebut ia mengaku telah membayar uang cash sebesar Rp 16.780.000, kepada terlapor," kata Kasat Reskrim AKP Rio mewakili Kapolres Basel AKBP Bambang Kusnarinto kepada wartawan, Kamis (26/1/2018).

Dari laporan penipuan itu, Reskrim Polres Basel melakukan penyidikan terhadap tersangka Chris. Pada Kamis (25/1/2018), anggota buser mendapat informasi bahwa keberadaan pelaku berada di kota Pangkalpinang, karena selama ini tersangka DPO sempat melarikan diri ke berbagai kota seperti Bogor, Bandung dan Jakarta.

"Mendapakan informasi tersebut anggota buser yang dipimpin oleh KBO Reskrim dan Kanit Pidum langsung melakukan penyelidikan ke Pangkalpinang untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku," lanjutnya.

Lalu di hari yang sama pada pukul 20.00 WIB, lanjut Rio, anggota mendapatkan informasi bahwa tersangka sedang makan di rumah makan Ayam Judes, tetapi ketika anggota tiba di lokasi tersangka sudah tidak berada di lokasi tersebut.

"Selanjutnya dari hasil penyelidikan sekitar pukul 23.50 WIB, malam harinya anggota mendapatkan informasi keberadaan pelaku Christofel sedang berada di hotel Puri Oasis. Kemudian anggota langsung mendatangi hotel tersebut dan berkoordinasi dengan pihak keamanan hotel untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku," tuturnya.

Dari hasil penggrebekan serta kerjasama tersangka bershasil diamankan, sementara dari hasil interogasi kepada pelaku Christofel mengakui telah melakukan penggelapan dan penipuan terhadap beberapa orang konsumen selama bekerja di showroom honda ASP Toboali, dan menyebutkan telah menggelapkan enam unit sepeda motor dan satu BPKB.

"Motif pelaku ini menawarkan kepada setiap korban untuk membeli motor dengan cara cash, akan tetapi pelaku mengcover kreditkan motor korban ke perusahan perkreditan tanpa sepengetahuan korban. Dari ulah pelaku saat ini ia telah dibawa ke Mapolres Bangka Selatan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk melakukan pengembangan," ujarnya.

Akibat perbuatan tersangka polisi mengenakan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman penjara empat tahun.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved