Komisi VII DPR RI Dukung Ide Tata Kelola Timah Gubernur Erzaldi

Komisi VII DPR RI mendukung ide Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman memperbaiki tata kelola timah.

Komisi VII DPR RI Dukung Ide Tata Kelola Timah Gubernur Erzaldi
Istimewa

BANGKA POS - Komisi VII DPR RI mendukung ide Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman memperbaiki tata kelola timah.

Selain itu, keinginan pemerintah daerah untuk mendapatkan kesempatan mengelola aset PT Koba Tin juga mendapatkan respon positif.

"Kita akan mendukung ide dan keinginan Gubernur Babel, jika alasan tersebut untuk kepentingan masyarakat. Kita akan mendorong keinginan ini," tegas Eko Wijaya, Anggota Komisi VII DPR RI, Kamis (25/1).

Menyinggung mengenai pertemuan antara Komisi VII dengan Gubernur Babel, menurut Eko, pertemuan tersebut masih sebatas audiensi, sehingga DPR RI belum dapat memberikan kesimpulan terhadap hasil pertemuan tersebut.

Tak hanya itu, Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Babel ini juga siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel mengelola sejumlah aset yang saat ini di bawah pengawasan Kementerian ESDM untuk dikelola bagi kepentingan masyarakat.

"Mengenai pelimpahan aset tersebut harus mendapatkan persetujuan Kementerian ESDM, karena sejumlah aset tersebut masuk cadangan nasional," kata Eko.

Sementara itu Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat Audiensi dengan Komisi VII DPR RI pada Rabu (24/1) petang di Ruang Rapat Komisi VII Gedung Nusantara I, melontarkan sedikitnya dua saran untuk memperbaiki tata niaga timah.

Pertama, melakukan revisi Permendag No 33/M-DAG/PER/5/2015 tentang Ketentuan Ekspor Timah Khusus tentang Bursa Timah.

Adapun saran kedua, kata Gubernur, membentuk Badan Penyangga Timah Indonesia (BPTI) di bawah koordinasi PT Timah Tbk. Hal ini dikarenakan PT Timah Tbk sebagai produsen timah terbesar di Indonesia.

"Selain itu alasannya kenapa PT Timah Tbk, sebab PT Timah Tbk sebagai perusahaan negara yang dikendalikan oleh negara untuk kemakmuran rakyat," kata Gubernur.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help