Pencabutan Izin Pinjam Pakai HP Tak Ditanggapi, Massa Dusun Bernai Akan Demo ke Provinsi

Berita acara usulan pencabutan tersebut sudah disampaikan ke pihak DPRD dan Gubernur Babel, Selasa (23/1/2018) lalu.

Pencabutan Izin Pinjam Pakai HP Tak Ditanggapi, Massa Dusun Bernai Akan Demo ke Provinsi
Bangkapos/Riyadi
Areal pemukiman warga di Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip, yang berada disekitar Kawasan Hutan Konservasi Taman Nasional Bukit Maras. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip masih menunggu tanggapan dari Pemprov dan DPRD Bangka Belitung, terkait usulan pencabutan izin pinjam pakai lahan hutan produksi oleh salah satu perusahaan perkebunan.

Berita acara usulan pencabutan tersebut sudah disampaikan ke pihak DPRD dan Gubernur Babel, Selasa (23/1/2018) lalu.

Ketua Utusan Masyarakat Dusun Bernai Sunaryo menandaskan, jika berita acara itu tidak ditanggapi oleh Gubernur dan dewan, masyarakat Bernai akan melakukan aksi demo ke provinsi.

"Kami akan ramai-ramai bawa massa ke provins, kalau dalam seminggu kedepan, nggak ditanggapi," tegas Sunaryo kepada bangkapos.com Sabtu (27/1/2018).

Sunaryo melanjutkan, jika pemerintah melakukan pembiaran terhadap hutan (HP) sampai terjadi aktivitas penggarapan lahan oleh perusahaan, maka jangan heran jika nanti hutan konservasi dan lindung disekitarnya akan ikut rusak dan hancur.

Karena misal sekali lahan HP di buka, maka tidak menutup kemungkinan, yang HL dan HK akan ditambah.

"Kami tidak mau menjaga hutan lagi, kalau sampai izin atau konsesi perusahaan itu tidak dicabut, maksudnya kalau HP itu dibuka untuk aktivitas perkebunan perusahan, kami masyarakat Bernai tidak peduli lagi dengan namanya menjaga hutan konservasi dan lindungnya. Hutan di Bernai Berbura adalah wajah dan martabat Provinsi Bangka Belitung," jelas Sunaryo.

Warga Bernai Budung menyebutkan, pemerintah dan dewan agar turun ke Bernai, untuk melihat yang sesungguhnya.

Areal pemukiman penduduk di Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip ini, dulunya berada di dalam kawasan hutan lindung. Tapi dusun masih tetap dikepung hutan produksi, lindung dan konservasi. 

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved