Hindari Stres Hingga Turunkan Berat Badan, Inilah 9 Cara Mendapatkan Detak Jantung yang Sehat

Menurunkan detak jantung adalah salah satu cara untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Hindari Stres Hingga Turunkan Berat Badan, Inilah 9 Cara Mendapatkan Detak Jantung yang Sehat
Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Jantung kita bisa saja berdetak lebih kencang daripada yang kita sadari.

Detak jantung menjadi salah satu faktor penting yang bisa memprediksi risiko sakit jantung. Terlebih, jika detak jantung itu tetap kencang meski dalam keadaan istirahat.

Hal itu bisa menandakan jantung kita tetap bekerja keras untuk memompa aliran darah meski tak ada aktivitas fisik yang signifikan.

"Semakin tinggi detak jantung saat beristirahat mengindikasikan semakin berat kerja jantung."

"Itu bisa mengindikasikan risiko masalah kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan darah tinggi," ujar pakar kebugaran Erin Palinski-Wade.

Baca: 6 Tanda Ini Akan Kita Rasakan Satu Bulan Sebelum Serangan Jantung

Berdasarkan panduan yang dilansir Asosiasi Jantung Amerika, orang-orang berusia lebih dari 10 tahun seharusnya memiliki detak jantung 60 sampai 100 per menit. Sementara atlet 40 sampai 60 per menit.

Dengan demikian, tentu baik untuk bisa memantau detak jantung kita secara mandiri. Sebab, dengan kemampuan kita pun bisa mengenali kesehatan jantung.

Nah, untuk menemukan dan menghitung detak jantung, hanya perlu meletakkan dua jari di pergelangan tangan dekat pangkal ibu jari untuk merasakan denyut nadi.

Hitung banyaknya denyutan yang diperoleh dalam 15 detik pertama, lalu kalikan empat. Atau, hitung selama 30 detik, dan dikalikan dua.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help