Kolektor Timah di Payung Dibekuk Polisi Polda Babel

Penambangan pasir timah ilegal masih terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kolektor Timah di Payung Dibekuk Polisi Polda Babel
Ist
Anggota Tipidter Dit Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan barang bukti pasir timah ilegal dari pemilik Johan warga Payung Kabupaten Bangka Selatan Minggu (28/1/2018) kemarin 

Dilokasi didapati sebanyak 2.566 kg pasir timah terdiri dari 57 kampil (karus) pasir timah kering.

Johan tidak dapat menunjukkan dokumen terkait kepemilikan pasir timah tersebut.

Selain itu juga diamankan 1 unit timbangan kapasita 100 kg, 1 kaleng balance, 1 besi pengambil sampel pasir timah, 2 besi pengaduk, 2 buah mangko plastik dan 1 piring stainless.

Modus operandi pelaku dengan membeli pasir timah dari luar IUP kemudian menampung dan mengolahnya kemudian menjualnya tanpa izin.

Selanjutnya Johan dan barang bukti yang diamankan dibawa ke Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Masih menjalani pemeriksaan di Polda Kepulauan Bangka Belutung sedangkan barang bukti diamankan digudang milik Dit krimsus," kata AKBP Abdul Mun'im

Ditambahkan AKBP Abdul Mun'im masih beroperasinya penambangan ilegal karena salah satu faktornya timah hasil tambang tersebut ada yang menampung.

Sehingga diharapkan dengan penertiban kolektro tambang ilegal ini diharapkan bisa menekan penambang dan tidak beroperasi lagi.

Sebab jika tidak ada yang menampung pasir timah mereka atau tidak ada yang membeli dipastikan penambang tidak akan beroperasi.

"Kan mereka mau operasi karena ada yang nampung kalau penampungnya kita tangkap yah mereka pasti nggak operasi karena tidak ada yang beli," kata AKBP Abdul Mun'I'm.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved