Hutan di Bernai Penopang Ekonomi Masyarakat Khususnya Pemusung Madu

Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip, dikelilingi kawasan hutan produksi, lindung dan konservasi.

Hutan di Bernai Penopang Ekonomi Masyarakat Khususnya Pemusung Madu
Bangka Pos / Riyadi)
Kawasan Taman Nasional Bukit Maras di Desa Berbura Kecamatan Riausilip. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip, dikelilingi kawasan hutan produksi, lindung dan konservasi.

Kondisi hutannya terjaga, terawat dan lestari. Kawasan hutan itu selama ini membawa manfaat besar, bagi libgkungan sekitar, khususnya pemusung madu, yang secara langsung tergantung dengan hutan itu.

"Tak heran jika dalam dua kali musim madu, petani bisa menghasilkan hingga dua ton madu hutan, siang atau sore begitu madu sampai rumah, langsung diambil pemesan atau pembeli, dari madu inilah kebutuhan ekonomi keluarga kami bisa terpenuhi," ujar Pemusung Madu Hutan Kandar warga Dusun Berani Desa Berbura Kecamatan Riausilip Selasa (30/1/2018).

Pemuka masyarakat Dusun Bernai Sunaryo mengatakan, hutan di Berani Desa Berbura menjadi penopang ekonomi masyarakat.

"Dari hasil madu saja itu sudah luar biasa, satu musim bunga bisa satu ton madu di hasilkan oleh warga Bernai, artinya hutan di Bernai sangat potensial untuk ekonomi masyarakat, 99 persen masyarakat Bernai tergantung dari hutan ini," ujar Sunaryo.

Hutan Konservasi di Desa Berbura sekarang menjadi Taman Nasional, yang ditetapkan tahun 2016 lalu oleh Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.(*)

Penulis: riyadi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help