Imlek Bawa Hoki Tersendiri Bagi Pedagang Buah, Omzet Meningkat 50 Persen

Banyak item yang dipakai saat sembayang orang Tionghoa, diantaranya apel fuji, pir korea, pir hijau, jeruk

Imlek Bawa Hoki Tersendiri Bagi Pedagang Buah, Omzet Meningkat 50 Persen
bangkapos/idandimeikajovanka
pedagang buah, Andreas (baju merah) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Andreas (35 tahun) yang telah menggeluti bisnis buah selama lima tahun mengaku membaca peluang penjualan buah impor saat Imlek.

Terbukti, setiap tahun ia mampu meningkatkan omzet bekisar 50% jelang hari besar tersebut.

Sebab, ia menilai kebutuhan buah impor sebagai keperluan ibadah umat tionghoa tidak bisa dikesampingkan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan omzet penjualannya melonjak dibandingkan dari biasa.

Berdasarkan pengalamannya puncak penjualan tertinggi terjadi pada tujuh hari menjelang Imlek.

Ia memperkirakan setiap tahun bisa mendapatkan keuntungan ratusan juta rupiah dari hasil penjualan buah Imlek.

“Banyak item yang dipakai saat sembayang orang Tionghoa, diantaranya apel fuji, pir korea, pir hijau, jeruk mandari, pir madu, anggur, dan lain sebagainya. Biasanya di Impor dari Australia, US, Cina, Korea, Selandia Baru, dan lain-lain. Namun, adapula buah lokal seperti duku,” kata Andreas kepada Bangkapos.com, Selasa (30/1).

Perihal harga beragam, bekisar Rp. 35.000 – Rp. 100.000 perkilogram.

Menurut Andreas, sampai saat ini harga masih normal dan belum mengalami kenaikan.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ia memperkirakan kenaikan harga akan terjadi saat mendekati imlek bekisar 5%.

Andreas juga memperkirakan stok buah berpengaruh terhadap harga, terutama adanya kebijakan Jokowi perihal kuota buah impor yang dibatasi.

Kebijakan tersebut berdampak ketersediaan buah, terbukti sampai saat ini jeruk mandarin santan ciri khas imlek masih kosong.

Biasanya, memasuki minggu kedua item tersebut telah menghiasi tokoh miliknya.

“Kebijakan kuota terhadap buah impor menjadi kendala stok tokoh. Semoga minggu depan jeruk mandarin santan persediaannya ada,” kata Andreas.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved