Akibat Dampak TI Apung, Sudah Sebulan Nelayan Tak Menjaring di Sungai Perimping

Nasib nelayan Sungai Perimping kini makin terjepit akibat aktivitas tambang inkonvensional (TI) apung rujuk yang selama ini beroperasi

Akibat Dampak TI Apung, Sudah Sebulan Nelayan Tak Menjaring di Sungai Perimping
Bangka Pos / Riyadi)
SEPI -- Di depan Jembatan Perimping ini biasanya ramai oleh aktivitas nelayan, tapi kini sungai di depan Jembatan tersebut menjadi sepi, setelah nelayan sejak sebulan lalu tidak turun ke dungai, karena sungainya banyak terkena dampak aktivitas penambangan ilegal. Foto Rabu (31/1/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nasib nelayan Sungai Perimping kini makin terjepit akibat aktivitas tambang inkonvensional (TI) apung rujuk yang selama ini beroperasi di sungai setempat.

Diantara nelayan yang terkena dampak TI Apung yakni Bram.

"Sudah Sebulan terakhir ku tidak turun jaring ikan dan udang. Apa yang mau di jaring, udang dan ikan hilang dari sungai, ya akibat TI apung itu lah, percuma saja turun. Hasilnya untuk makan sehari saja nggak cukup, bahkan sering pulang tanpa hasil apapun, bayangkan lah," kisah Bram kepada bangkapos.com Rabu (31/1/2018).

Bram menuturkan, sungguh menyedihkan nasib nelayan di sungai Perimping, karena banyak yang jadi pengangguran, akibat tidak bisa turun ke sungai gara-gara dampak TI apung. Nelayan setempat Arman menyebutkan hal sama.

"TI apung di Perimping sudah bertahun-tahun beroperasi di sungai, seolah dibiarkan atau memang terus dipelihara sampai sekarang, tapi nelayan tidak siapapun yang memperhatikan nasibnya, orang lebih peduli dengan TI apung, nelayan dibiarkan kejepit oleh TI apung," ujar Arman.(*)

Penulis: riyadi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help