Ir Thomas : Pengangguran di Indonesia Nomor 3 Terbesar di ASEAN

Ketua Kadin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM mengatakan sangat senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman selaku pengusaha

Ir Thomas :  Pengangguran di Indonesia Nomor 3 Terbesar di ASEAN
Bangka pos / edwardi
Ketua Yayasan Sejahtera Bhakti Dharma Sentosa, Drs HK Djunaidi menyerahkan plakat penghargaan kepada Ir Thomas Jusman MM, Ketua Kadin Provinsi Kep. Babel usai menjadi narasumber seminar UKM yang dilaksanakan AK DBB di kampusnya, Rabu (31/1/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –-Ketua Kadin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM mengatakan sangat senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman selaku pengusaha di dalam seminar yang dilaksanakan Akademi Komunitas Dharma Bhakti Bangka.

“Untuk masalah UKM sebenarnya saya bukan ahli, tapi mungkin latar belakang selaku pengusaha dan Ketua Kadin Babel bisa dijadikan sedikit pelajaran untuk berbagi pengalaman dan ilmu,” kata owner PT Bangka Cakra Group yang bergerak di bidang konstruksi, perhotelan dan property.

Menurutnya tema seminar “Move On Entrepreneur, Be Great & Go To Rich” atau Bergerak menjadi seorang pengusaha yang besar dan menjadi kaya.

“Untuk menjadi kaya itu sebenarnya banyak jalan menuju Roma. Tidak mesti juga menjadi pengusaha, tapi menjadi karyawan juga bisa. Saya sangat setuju dengan tujuan pendirian AK DBB ini yang ingin memberikan pendidikan tinggi kepada masyarakat dengan biaya murah dan terjangkau di bidang bisnis dan manajemen,” ujarnya.

Ditambahkannya AK DBB ini ke depan bisa menjadi penyedia jasa, tenaga kerja industri dan pemasok dunia kerja melalui pendidikan dan pelatihan. Ini ada jurang yang cukup lebar, padahal tingkat penganguran di Indonesia ini cukup tinggi, yakni nomor 3 di ASEAN. Masih kalah dengan Malaysia dan Singapura.

“Hal ini menjadi tantangan kita, tantangannya masalah pertumbuhan ekonomi yang masih menimbulkan tiga masalah besar yakni kemiskinan, penganguran dan kesenjangan sosial. Ini perlu dicermati bersama karena tujuan nasional kita ingin mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera,” tukasnya.

Menurutnya, Indonesia memliki keunggulan komparatif yang luar biasa, yakni kekayaan alam, seperti timah, pantai yang bagus dan lainnya.

Selain  itu memiliki sumber daya manusia yang besar, namun apakah ini akan menjadi bencana atau berkah.

“Ini akan menjadi berkah apabila kita memiliki keunggulan kompetitif, tapi akan menjadi percuma apabila tidak memiliki SDM yang akan menjalankannya,” imbuhnya.

Dicontohkannya , Negara Jepang ini hamir tidak punya sumber kekayaan alam, namun mereka maju luar biasa, apa yang membedakannya dengan kita, Karena masyarakat Jepang memiliki mindset atau jiwa entrepreneur , sehingga mereka bisa mengubah hidupnya menjadi sejahtera.

“Kita tidak akan merubah keadaan ini apabila tidak dimulai dari diri kita sendiri,” tukasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help