Mayoritas Rumah Tidak Layak Huni Berada di Wilayah Kumuh

Wilayah kumuh terluas di Desa Parit Lalang mencapai 44,80 Ha, diantaranya ada 64 RTLH. Kemudian, Desa yang memiliki

Mayoritas Rumah Tidak Layak Huni Berada di Wilayah Kumuh
Bangkapos/idandimeikajovanka
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Bangka Belitung melalui Kabid Perumahan, Agus Afandi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Bangka Belitung melalui Kabid Perumahan, Agus Afandi mengungkapkan hampir 50% rumah tidak layak huni (RTLH) berada di kawasan kumuh.

Ia menjelaskan terdapat 784 RTLH dari 40.580 kartu keluarga (KK) di Pangkalpinang. Lalu, luas wilayah kumuh dari 5 kecamatan dan 14 desa mencapai 196,19 Hektar diantaranya ada 391 RTLH, Rabu (31/1).

“Wilayah kumuh terluas di Desa Parit Lalang mencapai 44,80 Ha, diantaranya ada 64 RTLH. Kemudian, Desa yang memiliki RTLH terbanyak di Opas Indah yaitu 79 unit dengan luar daerah kumuh 17,70 Ha,” jelas Agus

Agus Afandi memaparkan program pembangunan 2018 dalam mengurangi angka RTLH dan kawasan kumuh.

Ia mengatakan berdasarkan data yang telah didokumentasikan maka dilakukan pembenahan secara bertahap.

Satu diantara upaya RTLH menjadi rumah layak huni melalui pembangunan 178 unit rumah tersebar diseluruh kabupaten dan kota.

“Ditargetkan 16 unit perkabupaten dan 82 unit khus kota,” kata Agus.

Ia mengatakan pemerintah Kota dan Kabupaten juga mempunyai program serupa. Seperti, pemerintah kota Pangkalpinang menargetkan pembangunan sebanyak 250 unit guna mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni.

Ia menilai pemerintah daerah bisa menangani hal tersebut sehingga pemerintah provinsi dapat membantu wilayah lebih luas.

Selanjutnya perihal kawasan kumuh, Agus mengungkapkan program mengarah terhadap penataan kota yang telah dilakukan.

Sama halnya dengan RTLH dilaksanakan secara bertahap, baik susunan anggaran APBD dari pemerintah daerah maupun Kementrian pusat sesuai kewenangan setiap instansi.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved