Dua Tahun Tukin Guru Non Sertifikasi Belum Dibayar, Guru ASN Kemenag Datangi DPR RI

Jangan sampai pemberian ini tidak merata, karena ada beberapa daerah dibawah Kemenag seperti Kabupaten

Dua Tahun Tukin Guru Non Sertifikasi Belum Dibayar, Guru ASN Kemenag Datangi DPR RI
Ist
Pertemuan ASN non sertifikasi dilingkungan Kementrian Agama dengan komisi VIII DPR RI di Gedung Senayan dua Jakarta 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Guru ASN non sertifikasi dilingkungan Kementrian Agama beraudiensi dengan komisi VIII DPR RI guna mempertanyakan Tunjangan Kinerja (Tukin) mereka selama dua tahun belum dibayar, Selasa, (30/1/2018).

Dalam diskusi yang dilakukan, Marwan Daposang wakil ketua komisi VIII DPR RI mengatakan, sesuai peraturan presiden No. 154 tahun 2015 dan peraturan menteri agama (PAM) No. 29 tahun 2016 bahwa guru ASN non sertifikasi dibawah Kemenag RI berhak menerima Tukin.

"Jangan sampai pemberian ini tidak merata, karena ada beberapa daerah dibawah Kemenag seperti Kabupaten Banyuwangi dan Pasuruan sebagian sudah menerima Tukin ini," sebut Marwan dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Kamis (1/2).

Ketua ASN Kemenag non sertifikasi Mumu Muroj menyampaikan, pihaknya menyambut baik atas bantuan kepada pihaknya untuk memperjuangkan tunjangan kinerja tersebut.

Sementara Jafri perwakilan ASN non sertifikasi dilingkungan Kemenag Babel juga menyatakan hal yang tidak jauh berbeda. Pihaknya menyambut baik atas bantuan yang diberikan.

"Semoga perjuangan kami tidak sia-sia telah datang jauh-jauh dari berbagai daerah di Indonesia. Mudah-mudahan Menteri agama peduli," sebutnya.

Selain perwakilan Bangka Belitung, hadir juga dari DKI Jakarta, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Kalbar, Kaltim dan Lampung. (*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help