Ini Alasan Komisi VII DPR RI Tinjau Aktivitas Tambang di Belitung Timur

Kunjungan Komisi VII ke kawasan tambang PT Timah di Aik Rotan, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Belitung Timur (Beltim)

Ini Alasan Komisi VII DPR RI Tinjau Aktivitas Tambang di Belitung Timur
Bangka Pos / Dedi Qurniawan
Ketua Tim Rombongan Kunjungan Komisi VII DPR RI ke kawasan tambang Aik Rotan, Desa Sukamandi, Damar, Belitung Timur, Kamis (1/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR- Ketua Tim Rombongan Kunjungan Komisi‎ VII DPR RI, Nawafie Saleh menuturkan, kunjungan Komisi VII ke kawasan tambang PT Timah di Aik Rotan, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Belitung Timur (Beltim) adalah menindaklanjuti pertemuan dengan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan sekitar dua hari yang lalu.

Erzaldi, kata Nawafie, melaporkan bahwa kondisi lingkungan di Bangka Belitung yang rusak akibat banyaknya penambang yang tidak bertanggung jawab serta aktivitas penambangan illegal.

"Akibatnya timbul banjir dan sebagainya di sini. Itu yang disampaikan ke kami," kata Nawafie kepada sejumlah wartawan, Kamis (1/2) kemarin.

Erzaldi, menurut Nawafie, juga menyampaikan sejumlah perkembangan meliputi persoalan bursa timah yang dinilai masih merugikan bagi daerah, kewajiban pasca tambang, hingga penertiban tambang illegal, pada pertemuan itu.

"Dia (Gubernur) meminta beberapa pertimbangan dari pemerintah pusat, lewat komisi VII membantu menyelamatkan wilayah ini, yang katanya mau menuju daerah wisata nantinya. Sebab kalau dilihat aspek kelautan kan, seperti pantai yang panjang, ini memiliki potensi yang baik dari sisi pariwisata. Ini yang diharapkan Gubernur," ucapnya.

Dia mengatakan, komisi VII akan melihat semua praktik pertambangan oleh perusahaan swasta dari sisi pengelolaan lingkungannya. Pihaknya juga diminta untuk mendukung upaya penertiban praktik tambang yang tak sesuai ketentuan.

"Sebab ada yang legal dan yang ilegal juga kan. Yang ilegal ini yang jadi perhatian Pak Gubernur, dan harus mendapat dukungan dari pemerintah pusat," ucap Nawafie.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help