Kapolres Aceh Utara Diperiksa Propam Gara-gara Tangkap 12 Waria

Polda Aceh tengah melakukan investigasi internal terkait penangkapan 12 waria oleh Polres Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara Diperiksa Propam Gara-gara Tangkap 12 Waria
KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Muhammad Iqbal di Jakarta, Senin (1/1/2018). Malam pergantian tahun baru 2017-2018 berlangsung aman, lancar, dan kondusif. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mochammad Iqbal mengatakan, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Aceh tengah melakukan investigasi internal terkait penangkapan 12 waria oleh Polres Aceh Utara.

Hal ini terkait banyaknya kecaman masyarakat perihal karena perlakuan terhadap waria tersebut dianggap tidak manusiawi.

"Kapolres sedang diperiksa oleh Polda, intinya akan menginvestigasi apakah ada kesalahan prosedur atau tidak," ujar Iqbal di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (31/1/2018), sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com. 

//

Baca: Video Pidato Kapolri Soal Ormas Islam Jadi Viral, Ternyata Ini yang Terjadi

Iqbal mengatakan, nantinya akan dilihat apakah ada pelanggaran etik atau profesi dalam penangkapan itu.

//

Jika terdapat kesalahan prosedur, maka ada mekanisme yang mengatur sanksinya.

"Apabila tidak ada pelanggaran, kita akan clear-kan."

"Kita panggil, kita clear-kan," kata Iqbal.

Baca: Veronica Tan Kirim Surat Saat Sidang Cerai dengan Ahok, Isinya Diluar Dugaan

Jika terbukti, penerapan sanksi nantinya akan dipertimbangkan tergantung berat pelanggarannya.

Bisa berupa teguran, demosi, hingga kurungan penjara jika sangat fatal.

Penerapan sanksi sekaligus menjadi peringatan bagi anggota Polri untuk berhati-hati dalam melakukan tindakan kepolisian.

"Kalau salah ada mekanisme, ada saksinya, itu dampak pencegahan."

"Masuknya efek deteren itu akan menimbulkan pencegahan pada semua satwil agar tidak terjadi kembali," kata dia.

Baca: Zaskia Gotik Jomblo, Banyak Pria Enggan Mendekatinya Gara-gara Ini

Sebelumnya, aparat keamanan merazia sejumlah salon di Kecamatan Lhoksukon dan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (27/1/2018) malam.

Seluruh waria itu lalu dibawa ke Polres Aceh Utara.

Mereka yang dibawa lalu dinasehati, bahkan yang berambut panjang dipangkas dengan rapi layaknya seorang pria.

Baca: Sebentar Lagi Dokter Cabut Alat Bantu Kehidupan Bayi Ini, Sang Ayah Berjuang Sembuhkan Putranya

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji menyebutkan, razia tersebut telah didiskusikan dengan sejumlah ulama di kabupaten tersebut.

“Prinsipnya ulama mendukung upaya ini."

"Soal ekspresi pria mirip wanita ini perlu jadi perhatian serius."

"Ini bentuk perhatian kita pada masyarakat dan mohon maaf soal begini akan saya sikat, dan kita harap bisa hidup normal,” kata Untung. (Kompas.com/Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Berita ini sebelumnya diterbitkan Kompas.com berjudul Propam Periksa Kapolres Aceh Utara Terkait Penangkapan 12 Waria

//
 
 
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved