Sampaikan Maklumat Kapolda Babel, Polres Bateng Gelar Apel Tiga Pilar

Polres Bangka Tengah (Bateng) menggelar apel tiga pilar di halaman mapolres. Apel ini digelar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban

Sampaikan Maklumat Kapolda Babel, Polres Bateng Gelar Apel Tiga Pilar
ist
Suasana usai gelar apel tiga pilar dihalaman Polres Bateng, 

Laporan wartawan Bangka Pos, Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polres Bangka Tengah (Bateng) menggelar apel tiga pilar di halaman mapolres. Apel ini digelar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bateng, Kamis (1/2/2018).

Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison Ludi Bard Sitanggang, S.I.K dan komandan upacara Kapolsek Lubuk Besar IPDA Samsul Bayumi.‎

Pada apel ini, nampak hadir Bupati, Kejari, Dandim 0413 Bangka, Ketua DPRD Bateng, Danramil dan ikuti oleh Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Satpol PP, Linmas, Lurah, Kades serta seluruh personil Polres Bateng.

Pada apel ini pun, Kapolres menyampaikan maklumat Kapolda Babel dalam rangka Netralitas Polri dalam pelaksanaan Pemilu 2018.

Maklumat terebut menegaskan, jajaran kepolisian di Babel dilarang menjadi keanggotaan penyelenggara Pemilu baik tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan.

Dilarang menerima, meminta, mendistribusikan janji, hadiah, sumbangan atau bantuan dalam bentuk apapun dari partai politik, Paslon dan Tim Sukses pada kegiatan Pilkada.

Dilarang menggunakan, mempromosikan dan menyuruh orang lain melakukan/menyebarluaskan atribut, gambar, foto bakal Paslon, Paslon kepala daerah, baik melalui media massa, media online maupun medsos.

Dilarang menjadi pembicara, narasumber, dukungan politik dan keberpihakan dalam bentuk apapun serta berfoto bersama dengan bakal Paslon/ Paslon pada kegiatan deklarasi, rapat, kampanye dan atau pertemuan politik.

Selain itu, anggota kepolisian dilarang menggunakan kewenagan atau keputusan dan atau yang dapat menguntungkan, merugikan kepentingan politik, partai politik, maupun bakal paslon, paslon serta memberikan fasilitas dinas maupun pribadi.

Dan dilarang melakukan kampanye (black kampanye) memobilisasi semua organisasi sosial, keagamaan dan ekonomi untuk kepentingan partai politik, Paslon, calon kepala daerah, menganjurkan untuk menjadi golongan putih (golput) serta memberikan informasi kepada calon terkait dengan hasil penghitungan suara pada keigatan pemungutan suara pemilukada.(*)

Penulis: Evan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved