Leisure Bangka Belitung

Wisatawan Jepang dan Inggris Pun Berdecak Kagum Lihat Pesona Pulau Begadung

Saking kagum dan terkesima, Roddy staf AIC asal Inggris mengungkapkan niatnya untuk meminta ibunya.

Wisatawan Jepang dan Inggris  Pun Berdecak Kagum Lihat Pesona Pulau Begadung
Ist
Tim dari Hitachi Jepang, Asia Infratructure Corporation (AIC) dan Urdi serta tim Universitas Bangka Belitung (UBB) berfoto bersama di bawah baliho marine geopark Pulau Begadung Island. 

BANGKAPOS.COM--Sepuluh industriawan Jepang dari Hitachi Heavy Industries dan seorang Inggris dari Asia Infrastructure Corporation (AIC), Jepang,  seharian penuh,  Kamis  (1/02/2018),  mengunjungi Pulau Begadung, yang terletak di barat daya Pulau Bangka. 

Mereka terkagum-kagum dan mengaku terkesima  ketika tiba di Pulau Begadung

Pasalnya begitu turun dari perahu yang membawa mereka dari Desa Tanjungpura,  langsung   menyaksikan   hamparan bebatuan metamorf dan  jajaran goa burung wallet  di seputar bibir pantai pulau  seluas tujuh hektar ini. 

“Saking kagum dan terkesima, Roddy staf AIC asal Inggris mengungkapkan niatnya  untuk meminta  ibunya,  seorang profesor di salah satu universitas di Inggris,  untuk datang dan  melihat langsung fenomena batuan  dan keindahan  Pulau Begadung,” tukas Ghiri Basuki, Kepala TIK UBB,  dalam rilisnya kepada Bangkapos.com, Jumat (2/1/2018).

Ghiri merupakan   salah seorang anggota tim dari Universitas Bangka Belitung (UBB) yang mendampingi 10 industriawan Jepang dan empat staf Urdi (Urban and Regional Development Institute) yang  selama empat hari (1-4 Pebruari)  mengunjungi sejumlah lokasi marine geopark di Pulau Bangka. 

Tim ekspedisi  UBB  sendiri diketuai Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, dengan anggota -- antara lain  Irvani (dosen jurusan Teknim Pertambangan),  Asiah, Atur (dosen jurusan Kelautan), Ari Riski, Aris Dwi --  dan Dr Delianis. 

Tim ini jauh hari telah menyusun agenda kunjungan  ke Pulau Bangka.

“Mereka tiba di Pangkalpinang  Rabu  malam.  Kamis pagi, tepatnya pukul setengah delapan,  kita berangkatkan  ke pantai Desa Tanjungpura di Sungaiselan menggunakan satu bus UBB.  Titik keberangkatannya   dari rumah dinas Rektor UBB,” ujar Ari Riski, staf UBB Press.

Selama kurang satu jam perjalanan dari Pangkalpinang, 10 industiawan Jepang, seorang Inggris dan empat staf Urdi tampak begitu menikmati perjalanan. 

Sambil ngobrol, mereka bercanda ria dan mengabadikan suasana pedesaan di sepanjang perjalanan rute Pangkalpinang-Pantai Desa Tanjungpura menggunakan kamera.

Halaman
1234
Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help