Ajak Masyarakat Tanam Singkong, Bupati Tanam di Kebun Sendiri Seluas 27 Hektar

Menurutnya, petani yang mengambil KSR ini tidak perlu membayar kredit tiap bulan tetapi cukup saat

Ajak Masyarakat Tanam Singkong, Bupati Tanam di Kebun Sendiri Seluas 27 Hektar
Bangkapos/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat Sadikin Syamsumin dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman berfoto dengan para petani penerima Kredit Singkong Rakyat (KSR), Sabtu (3/2/2018) di Desa Saing Kecamatan Puding Besar. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Bangka H Tarmizi mendukung dan menyambut baik jalinan kerjasama Pemkab Bangka dengan Bank Sumsel Babel untuk membantu para petani dengan memberikan kredit singkong rakyat.

"Kami melalui Bank Sumsel Babel membantu para petani melalui kredit singkong rakyat ini. Untuk kebun singkong ini jelas punya masyarakat tidak ada plasma-plasma," ungkap Tarmizi ketika acara tanam dan panen serta penyerahan secara simbolis dana Kredit Singkong Rakyat (KSR), Sabtu (3/2/2018) di Desa Saing Kecamatan Puding Besar.

Menurutnya, petani yang mengambil KSR ini tidak perlu membayar kredit tiap bulan tetapi cukup saat panen ketika menjual hasil singkongnya ke pabrik sehingga bisa langsung melunasi KSR.

Saat ini harga jual singkong sampai ke pabrik tapioka sudah sebesar Rp 1.100 perkilogram.

Apalagi sekarang sudah ada dua pabrik singkong besar yakni PT Bangka Asindo Agri di Kelurahan Kenanga dan PT Sinar Barurusa Prima di Puding Besar.

Bahkan ia sendiri sudah menanam singkong seluas 27 hektar di tiga lokasi yakni Belinyu, Kemuja dan Pugul. Untuk itu Tarmizi mengajak masyarakat di Kabupaten Bangka menanam singkong.

"Biaselah kalau masalah harga, barang banyak harga turun tapi untuk sekarang harga ubi Rp 1.100 perkilogram. Sekarang ini banyak yang sudah nanam ubi di Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Bangka Barat," jelas Tarmizi.

Untuk itu ia minta agar lahan tidur bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terutama untuk menanam singkong.

"Para petani bisa ajukan KSR ini. Nanti juga akan kita bantu dengan ternak sapi, jadi onggok tapioka ini bisa untuk pakan sapi dan kotoran sapinya untuk pupuk," saran Tarmizi.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help